From fica-net@fyvie.cs.wisc.edu Thu Oct 20 18:53:56 1994
Received: from fyvie.cs.wisc.edu by stimpy.cs.wisc.edu; Thu, 20 Oct 94 18:53:55 -0500
Date: Thu, 20 Oct 94 18:51:10 -0500
Received: from localhost by fyvie.cs.wisc.edu; Thu, 20 Oct 94 18:51:10 -0500
Message-Id: <12CC555FB9@emp.emp.pdx.edu>
Reply-To: LIONO@emp.pdx.edu
Originator: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Sender: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: "Liono Setiowijoso" 
To: Multiple recipients of list 
Subject: [FICA-NET:918]       Khotbah Pdt. Octavianus  (1 of 5)
X-Listprocessor-Version: 6.0a -- ListProcessor by Anastasios Kotsikonas
X-Comment: Indonesia Christian Mailing List
Status: RO
X-Status: 

Portland, November 1993 


NUBUATAN YANG SEDANG DIGENAPI
Pdt. DR. P. Octavianus


Kotbah hari ini adalah kotbah tentang nubuatan yang sedang digenapi.
Beberapa waktu yang lalu kita membahas disini tentang akhir jaman,
lalu saya menulis sebuah buku kecil tentang akhir jaman, Dalam buku
ini saya menulisken tentang bagaimana cara menghadapi semua nubuatan
tentang akhir jaman. Sikap dan cara bagaimana kita menghadapi semua
nubuatan dalam Alkitab tentang akhir jaman. Tapi yang menjadi
perhatian saya adalah melihat yang sedang digenapi pada saat ini
dalam Alkitab. Mazmur 22 adalah satu bagian yang sungguh sedang
digenapi pada saat ini. Saudara-saudara, ijinkanlah saya mulai dulu
dengan menyampaikan beberapa pengantar.

Pertama, bicara tentang nubuatan selalu ada dua sikap yaitu sikap
pro dan kontra. Sikap menolak oleh karena berbahaya, berbahaya oleh
karena banyak penafsiran yang tidak sesuai dengan Alkitab. Tafsiran-
tafsiran yang dicari-cari sendiri dan yang tidak berdasarkan dengan
Alkitab. Dan juga tidak cukup teliti. Banyak gereja, pertama gereja-
gereja tua bicara tentang nubuatan karena ini dianggap sebuah
dongeng, tapi itu memang cukup lama. Baru pada tahun 1971 pada bulan
Juni berkumpul di kota Yerusalem kurang lebih 1000 orang dari
seluruh dunia yang terdiri dari para tokoh gereja, tokoh sejarah
gereja, ahli nubuatan, pemikir kaum Injili, dll. Berkumpul di kota
Yerusalem selama satu minggu dengan hanya satu tujuan saja yaitu
mengerti nubuatan. Apa yang sudah terjadi? Apa yang dijanjikan dalam
nubuatan?, apa yang sudah digenapi?, dan berapa banyak yang sudah
digenapi, dan apakah ada yang tidak digenapi? dan yang masih mungkin
digenapi. Hasilnya ialah sebuah buku yang terkenal yaitu karangan
DR. Karl Hendri, tokoh theologia Injili abad ini yang sangat dekat
dengan Billy Graham, yang sering memberikan ceramah-ceramah dalam
pertemuan-pertemuan yang kebetulan saya kenal secara pribadi dalam
pertemuan-pertemuan tersebut. Karl Hendri menjadi pimpinan pertemuan
seribu tokoh gereja yang menghasilkan buku bernama Profesi In The
Making (Nubuatan Sedang Dalam Pelaksanaan). Dalam buku ini begitu
menarik perhatian oleh karena buku ini lebih lengkap, diuraikan satu
persatu dan diselidiki secara mendasar tentang apa yang sudah
digenapi dan yang belum digenapi. Salah satu bahan yang dibahas
didalamnya adalah Maz. 22. Kesimpulan buku itu yaitu 75% dari
nubuatan tentang Tuhan Yesus sebelum lahir sudah digenapi sampai
pada tahun 1971. Dalam kesimpulannya ditulis demikian "Kita hidup
dalam masa dalam garis nubuatan yaitu sedang waktu ikat pinggang."
Saudara-saudara yang biasa naik pesawat terbang mengerti ikat
pinggang, Ada dua kemungkinan ikat pinggang yaitu waktu take off
atau landing. Kita hidup dalam lima menit terakhir dalam gerak
profesi in the making. Saya mengunjungi Israel dua kali pertama saya
diundang untuk berkhotbah di City Hall Yerusalem tahun 1986, KKR
untuk bangsa Israel tapi itu bukannya yang utama, yang utama ialah
sebelum itu kami ada +/- satu minggu berada di gunung Karmel untuk
mengikuti satu team yang berdoa dan berpuasa selama satu minggu itu.
Dan mengunjungi tempat-tempat di mana nubuatan disampaikan seperti
tempat Elia berdoa dan api turun, tempat Elia berdoa dan hujan
berhenti. Buku kedua yang menarik ialah "Profesi In The Past
Present" karangan DR. Cliford Hill yang juga teman kita bahkan ketua
YPPII Inggris, penasehat parlemen Inggris, dan tokoh nubuatan masa
kini di Inggris. Dia menulis terutama dari segi nubuatan dalam garis
perkembangan dunia sosial. Melihat dari segi perkembengan dunia ini
dalam apa yang dikatakan Alkitab. Menurut hasil riset bahwa khotbah-
khotbah yang menarik dan membuat gereja-gereja maju ada dua yaitu:
Khotbah-khotbah yang penuh dengan kharisma, di mana memberikan
karunia-karunia yang bertumbuh dalam kehidupan gereja dan khotbah
yang profektif yang mengangkat jemaat-jemaat dunia. Dari 400 juta
jemaat dunia yang berkembang dari tahun 1980-1993 ini
 perkembangannya sangat luar biasa. Dan itu sebabnya saya mencoba
untuk melihat mengapa gereja-gereja tua mati terutama di Eropa dan
mengapa gereja-gereja itu hilang. Di dalam Maz. 22 ini ada lebih
kurang 1789 nubuatan yang ditulisnya yang merupakan nubuatan-
nubuatan yang sedang diselidiki. Saya belum pernah melihat orang
berkumpul begitu banyak khususnya dalam membahas tentang nubuatan.
Sekarang luar biasa, 1789 nubuatan diselidiki dan diperiksa dari
permulaan bagaimana janji sebelum Yesus lahir sampai sekarang,
kejadian-kejadian di mana Israel kembali ke tanah airnya. Maz. 22
ini adalah Mazmur yang khusus yang meneliti tentang Tuhan Yesus
yaitu tentang pemberitaanNya tapi terutama tentang zaman
pemerintahan Tuhan Yesus dalam arti penginjilan masa kini. Karena
itu saya mencoba mengangkatnya. Di dalam Maz. 22 ini ada empat janji
yang luar biasa, yang pertama adalah Maz 22:28, Segala ujung bumi
akan mengingatNya,  yang berarti penginjilan keseluruh dunia.
Saudara-Saudara pada tahun 1780 terjadi penginjilan yang luar biasa
di Eropa dan Amerika, tetapi sesudah William Karey masuk ke India
tahun 1792 terjadi suatu gerakan yang luar biasa dimana Injil
memasuki seluruh dunia ini. Catatan-catatan di Lausane II di Manila
tahun 1989 membuktikan bahwa tidak ada bagian dunia ini yang
tertutup untuk Injil Yesus Kristus, baik melalui selebaran-selebaran
maupun penginjilan melalui udara (TV dan radio). Bahkan jumlah
siaran melalui TV dan radio lebih besar dari pada siaran pemerintah.
Kita semua heran bahwa segala ujung bumi akan mendengar Injil.
Secara geografis dunia ini sudah ditutupi firman Tuhan tentang Yesus
Kristus, dimana ada sekarang ini negara yang tidak dimasuki Injil ?.
Ambillah sekarang TWR (Trans World Radio) dari Amerika ataupun Guam
yang sekarang sudah mencakup seluruh dunia. Saudara lihat ini adalah
suatu gerakan yang luar biasa yang digenapi dalam Maz.22. Segala
ujung bumi akan mengingatNya, sedang digenapi.

(bersambung bagian 2)

From fica-net@fyvie.cs.wisc.edu Thu Oct 20 23:23:44 1994
Received: from fyvie.cs.wisc.edu by stimpy.cs.wisc.edu; Thu, 20 Oct 94 23:23:42 -0500
Date: Thu, 20 Oct 94 23:22:18 -0500
Received: from localhost by fyvie.cs.wisc.edu; Thu, 20 Oct 94 23:22:18 -0500
Message-Id: <17D6341DDA@emp.emp.pdx.edu>
Reply-To: LIONO@emp.pdx.edu
Originator: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Sender: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: "Liono Setiowijoso" 
To: Multiple recipients of list 
Subject: [FICA-NET:925]       Khotbah Pdt. Octavianus  (2 of 5)
X-Listprocessor-Version: 6.0a -- ListProcessor by Anastasios Kotsikonas
X-Comment: Indonesia Christian Mailing List
Status: RO
X-Status: 

Yang kedua Maz. 22:29, yang berbicara tentang pemerintahan atas
bangsa-bangsa. Sejarah dunia sekarang ini berubah, kedaulatan Tuhan
atas bangsa-bangsa sungguh sangat terasa di mana-mana. Misalnya
kejadian-kejadian yang merubah seluruh Eropa Timur. Baru pada bulan
September tanggal 8-16 yang lalu saya sempat bersekutu dengan orang-
orang dari berbagai negara komunis seperti Rusia, Bulgaria, dll, dan
mendengar kesaksian seorang Perdana Menteri Bulgaria Philip De
Mitron. Bagaimana Tuhan mengubah Bulgaria? Sebetulnya Injil dilarang
dan ditentang di sana, tapi kita tidak mengerti Tuhan merubah
semuanya itu. Tidak hanya terjadi di Bulgaria tapi juga di Rusia,
Rumania, Cekoslowakia, dll. DR. Vakzan dari Moskow bersaksi, saya
heran bagaimana Tuhan menyatakan kuasanya dalam pemerintahan di
Eropa Timur, benar-benar tidak bisa dimasuk akal. Benar bahwa dalam
Maz. 22 ini nubuatan sedang terlaksana. Saudara-saudara, tidak bisa
kita mengerti tapi janji Tuhan ini sungguh luar biasa. Apa yang
dahulu tidak kita sangka dalam Maz. 19, mana ada orang menyangka
akan ada Televisi dan radio tapi Daud menuliskannya dalam mazmur
itu, 'aku melihat nanti malaikat-malaikat yang berpakaian putih dan
aku melihat tali dari ujung bumi ke ujung bumi akan menceritakan
kemuliaan Tuhan.' Siapakah tali itu?, TV dan radio, siapa yang tidak
kagum akan nubuatan ini ? TV dan radio jelas sudah dinubuatkan untuk
menceritakan kemuliaan Tuhan dalam Maz. 19. Kekuasaan Tuhan sungguh
sangat terasa dewasa ini. Saya juga pernah makan bersama dengan
penasehat Presiden Mongolia dan juga para tokoh Mongolia, Di negara
ini Injil tidak bisa masuk selama bertahun-tahun. Injil baru  masuk
di sana kira-kira 10 tahun yang silam karena seorang wanita Mongolia
menikah dengan seorang pria Amerika yang beragama Kristen. Melalui
pernikahan itu Injil masuk secara jelas. Bisa saudara bayangkan baru
sepuluh tahun tapi penasehat Presiden dan para tokoh Mongolia telah
ikut persekutuan dengan saya dalam perjamuan makan dan berdoa dalam
nama Tuhan Yesus. Perubahan ini tidak bisa kita targetkan, ini
bukanlah pekerjaan manusia dan juga ini bukan karena kita manusia
berusaha. Kita melihat tanda-tanda terjadinya revive (kebangunan
rohani) yang telah merubah dunia ini. Tuhan menyatakan kekuasaanNya
 dalam pemerintahan bangsa-bangsa secara jelas. Saudara-saudara kalau
dilihat dari garis Profesi In the Past And Present karangan Cliford
Hill luar biasa pergerakan ini. Pergerakan ini kembali kepada
manusia untuk menemukan jalan bertemu Tuhan karena manusia diberikan
hak untuk mencari dan pasti mereka mencari kebenaran Illahi yang
tertinggi, keselamatan dan itu terdapat di dalam Yesus Kristus.
Saudara-saudara, semua ini adalah gambaran yang menarik untuk
melihat dunia dalam prospek kata Alkitab Tuhan menyatakan
kekuasaanNya, pemerintahanNya, kedaulatanNya atas bangsa-bangsa
inilah masa yang sungguh luar biasa. Dan puji Tuhan mereka
mengundang saya pada bulan Mei tahun depan untuk melayani di
Bulgaria dan Moskow. Pertemuan dengan orang-orang penting tentang
rahasia kasih Allah terhadap orang-orang berdosa. Saya melihat di
Asia, Afrika, Timur Tengah dimana saya melihat Tuhan bekerja.
Dimana-mana Tuhan menyelamatkan manusia, jangan pikir ada organisasi
Kristen yang membuat perubahan. Yang ada hanyalah pekerjaan-
pekerjaan atau nubuatan-nubuatan yang sedang digenapi, itu yang
benar. Tidak ada program apa-apa yang bisa kita buat kalau bukan Roh
Allah yang mengadakan penggenapan akan janji-janjiNya. Yang Ketiga,
Maz. 22:30, 'bangsa-bangsa akan menyembah Dia." Saudara-Saudara
melihat cerita-cerita tentang Kamboja, Afganistan, Vietnam, dimana
dewasa ini bangsa-bangsa ini menolak Injil. Pada tahun 1968 saya dan
Pak Okuyama ditangkap di Vietnam karena mereka menolak Injil yang
saya beritakan, tetapi sekarang ini orang-orang berduyun-duyun
mencari Tuhan. Ada program? Tidak ada. Baca buku Revival di Vietnam
yang bernama 'Bambo' Pada waktu Komunis menguasai Vietnam, Revival
terjadi di dekat daerah Danang, dimana orang-orang ini berkumpul dan
berdoa dan kemudian Tuhan mengunjungi mereka, sejak saat itulah
terjadi Revival diseluruh Vietnam. Apakah itu ada program? tidak
ada. Firman Tuhan mengatakan bangsa-bangsa akan sujud menyembah Dia.
Saudara tahu apa yang terjadi di Afganistan, negara-negara Eropa
Timur, Tiongkok, semua menyembah Tuhan. Di Tiongkok ada 74 juta
orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, tapi yang resmi hanya dicatat
7 juta menurut Three Self Moment, tapi dibuktikan secara penulisan
baik oleh DR. D. Khul maupun oleh saya sendiri sebenarnya ada 74
juta orang. Siapa yang membuat program penginjilan ke Tiongkok?
tidak ada. Bahkan ditulis dalam catatan saya tentang Mau Che Tung.
Mau Che Tung membunuh ribuan orang Kristen, itulah pembunuhan yang
terbesar. Ada dua pembunuh terbesar yaitu Mau Che Tung dan Stalin.
Dia bunuh lima ribu orang percaya di ganti lima juta orang percaya
ini merupakan perubahan yang besar. Nubuatan yang sedang dalam
pelaksanaan karena Tuhan mau menyelamatkan bangsa-bangsa, Tuhan
berkata: "Jika Aku datang kembali Aku melihat orang dari segala
ujung bumi akan datang menyembah." Dalam Maz. 22 tidak ada satu
bangsa pun yang luput dari nubuatan itu. Tuhan menyatakan
kekuasaanNya, menyatakan kemuliaanNya atas bangsa-bangsa dan
menyatakan bangsa-bangsa itu perlu diselamatkan. Dalam dunia dewasa
ini terjadi di Timur Tengah. Saya baca catatan-catatan tentang
tembok Berlin yang runtuh. Ternyata bukan karena rencana-rencana
yang besar, tetapi atas sekelompok orang-orang di Jerman Timur yang
sudah berpuluh-puluh tahun berdoa supaya tembok Berlin runtuh dengan
tidak usah perang. Dan benar itu terjadi. Kembali lagi, siapa yang
bisa mengatur ini?. Siapa yang menyangka Michael Gorbachev seorang
pemimpin Komunis bertobat dan bisa bersaksi tentang Tuhan Yesus dan
akhirnya dibaptiskan. Dan pada tahun 1989 kesaksiannya diterbitkan.
Ternyata dibalik semuanya itu ibunya - Monika, berdoa: 'Tuhan
selamatkan anakku Michael.' Inilah rahasia Tuhan yang menyatakan
kedaulatanNya atas bangsa-bangsa.

(bersambung bagian 3)

From fica-net@fyvie.cs.wisc.edu Fri Oct 21 14:27:11 1994
Received: from fyvie.cs.wisc.edu by stimpy.cs.wisc.edu; Fri, 21 Oct 94 14:27:09 -0500
Date: Fri, 21 Oct 94 14:20:25 -0500
Received: from localhost by fyvie.cs.wisc.edu; Fri, 21 Oct 94 14:20:25 -0500
Message-Id: <26D1366142@emp.emp.pdx.edu>
Reply-To: LIONO@emp.pdx.edu
Originator: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Sender: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: "Liono Setiowijoso" 
To: Multiple recipients of list 
Subject: [FICA-NET:937]       Khotbah Pdt. Octavianus  (3 of 5)
X-Listprocessor-Version: 6.0a -- ListProcessor by Anastasios Kotsikonas
X-Comment: Indonesia Christian Mailing List
Status: RO
X-Status: 

Itulah sebabnya kita di sini melihat rahasia Tuhan menyatakan
kedaulatanNya atas bangsa-bangsa. Tidak ada satupun bangsa yang
terlewatkan dan juga tidak ada kedaulatan bangsa-bangsa yang lepas
dari kedaulatan Tuhan Yesus. Saudara-saudara, tidak ada lagi bangsa
yang tidak menyembah Tuhan. Yang keempat, Maz.22:31-32, dengan kata
lain terjadi mobilisasi. Saudara-saudara yang kekasih dalam Tuhan
Yesus Kristus, marilah kita melihat mobilisasi yang terjadi oleh
lima hal yang saya sebutkan sekarang ini, yang terjadi dimana kita
dengar dalam abad kita ini. Pertama, terjadi pada 1 Januari 1901
dimana sekelompok orang berdoa di Kansas, Amerika tiba-tiba Tuhan
mengunjungi mereka. Saya baca Revival ini bagaimana bisa Tuhan buka
memanifestasi karunia-karunia pada semua orang yang hadir. Macam-
macam karunia yang diberikan tidak satu orang pun yang tidak terima
karunia, inilah hal yang penting. Inilah permulaan Revival, karena
pada waktu itu gereja-gereja sebelum itu tidak memberi tempat pada
karunia-karunia, memang dia katakan hanya seperti leap service.
Semua orang bicara tentang karunia tapi dimana diberi tempat untuk
karunia-karunia itu. Dimana dalam gereja karunia hanya dimonopoli
oleh seorang saja. Tapi tanggal 1 Januari 1901, Tuhan buka ini di
Topeka Kansas, Amerika,  +/- 100 orang berdoa: 'Tuhan berikan
manifestasi, Tuhan berikan karunia-karunia pada mereka.' Mereka
bergerak dan bersaksi tentang karunia-karunia Tuhan itu. Ada orang
yang berdoa, orang lain sembuh, ada yang berkhotbah orang lain
bertobat, ada yang bernubuat nubuatan digenapi. Semuanya itu
berlangsung dalam waktu singkat, itulah yang disebut revival
manifestasi Roh Kudus. Mengapa perlu? karena gereja tertutup, gereja
terikat oleh theologia yang terpikirkan secara sistimatis dan yang
tidak terbuka lagi apa kata Alkitab tentang karunia-karunia. Mereka
sudah tertutup atau mati, sekarang Tuhan buka lagi bahwa itu masih
ada. Dan gerakan ini telah mengubah gereja-gereja dunia. Mobilisasi
sekarang ini bukan kita yang mau ini termasuk kegerakan mobilisasi.
Di Surabaya ada seorang anak kecil yang dipakai Tuhan. Memang
kadang-kadang kita mesti hati-hati karena ada juga yang palsu tapi
juga ada yang murni. Mobilisasi yang murni membawa kepada kehidupan
yang praktis, suatu kehidupan yang penuh dengan aktifitas dan penuh
kebenaran firman Tuhan tapi yang palsu membawa kepada keresahan.
Hampir dapat dikatakan gerakan ini melahirkan gereja-gereja
Pantekosta, jadi gerakan ini sudah mencapai dunia. Saudara tahu
sekarang ini berkembang gereja-gereja Kharismatik dan itu sudah
mancapai 433 juta menurut penyelidikan terakhir tahun 1992 .
Perkembangan ini adalah perkembangan yang sangat pesat. Ini adalah
suatu mobilisasi bukan karena kita mau melainkan Roh Allah yang
bekerja. Memang di dalam 10 syarat Revival antara lain itu tiba dari
Allah dan kita sendiri harus terbuka, harus sedia pandangan yang
baru. Kalau kita tertutup kita tidak akan terima. Seorang guru bisa
berdoa supaya Tuhan memberikan karunia mengajar atau seorang pendeta
berdoa untuk karunia berkhotbah  ataupun penginjilan atau karunia
kesembuhan. Saudara-saudara begitu banyak hal yang Tuhan bisa
berikan. Masalahnya orang Kristen itu hanyalah ikut rutinisme dan
tidak terbuka sehingga begitu kaku dan dia menutup diri tidak
terbuka terhadap dunia sehingga ia terikat pada apa yang dia mau
bukan pada Tuhan yang mau buat, dan itu membuat kita tidak maju.
Saudara-saudara, marilah kita terbuka terhadap karunia-karunia yang
Tuhan berikan. Puji Tuhan kalau di YPPII berkembang persekutuan doa;
memang doa merupakan syarat yang mutlak. Mobilisasi terjadi bukan
karena kita mau kalau tidak Tuhan gerakkan sia-sialah yang kita
kerjakan. Organisasi harus jadi nomor dua bukan nomor satu. Kita
harus tidak lagi menutup diri tetapi menembusi semua gereja dan
semua lapisan. Ada seorang tokoh di Jakarta yang bertobat beberapa
waktu yang lalu. Saya ketemu orang ini karena pesan dari Pak Sem
Sikitari untuk mengunjungi dia. Mula-mula orang ini menolak tapi
setelah dia mengalami satu penglihatan dia sungguh-sungguh bertobat.
Hal itu bukanlah kedatangan saya melainkan oleh satu penglihatan.
Bagaiamana bisa? Walaupun ada orang katakan, kan karena Pak Octav
sudah layani dia. Tapi saya paling-paling bertemu dengan dia
setengah sampai satu jam saja, tapi yang dia temukan Tuhan berbicara
lewat satu penglihatan. Inilah Tuhan yang menyelamatkan orang. Ini
adalah mobilisasi rohani bukan mobilisasi yang kita atur.
Manifestasi Roh Kudus dalam satu gerakan mobilisasi kalau kita bisa
bergerak kita bisa diterima masuk dalam kegerakan ini, kalau tidak
dengan semua yang lain kita tetap orang yang kering. Saya dengan
kesaksian Ibu Eta Linnemann seorang profesor yang bisa dirubah oleh
Tuhan. Itu bukan karena suatu jerih payah manusia itulah revival
atau mobilisasi khusus Tuhan selamatkan lbu Eta dan memakai dia
sebagai alatNya. Doa saya: Tuhan, saya tidak mau membatasi Roh Kudus
yang bekerja dalam diri saya, tolonglah Tuhan supaya saya tidak
menjadi rintangan dalam persekutuan maupun dalam gereja.

(bersambung bagian 4)

From fica-net@fyvie.cs.wisc.edu Fri Oct 21 14:38:31 1994
Received: from fyvie.cs.wisc.edu by stimpy.cs.wisc.edu; Fri, 21 Oct 94 14:38:29 -0500
Date: Fri, 21 Oct 94 14:35:58 -0500
Received: from localhost by fyvie.cs.wisc.edu; Fri, 21 Oct 94 14:35:58 -0500
Message-Id: <26FC1B4740@emp.emp.pdx.edu>
Reply-To: LIONO@emp.pdx.edu
Originator: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Sender: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: "Liono Setiowijoso" 
To: Multiple recipients of list 
Subject: [FICA-NET:938]       Khotbah Pdt. Octavianus  (4 of 5)
X-Listprocessor-Version: 6.0a -- ListProcessor by Anastasios Kotsikonas
X-Comment: Indonesia Christian Mailing List
Status: O
X-Status: 

Yang kedua, terjadi di Korea yaitu mobilisasi firman Allah. Korean
Revival terjadi pada tahun 1905 di Pyong Yang. Di sini lebih bagus
lagi karena melibatkan mahasiswa theologia dan guru-guru theologia.
Sementara berdoa pagi hari Tuhan kunjungi mereka dengan memberi
mereka lapar akan firman Allah dan pada saat itulah kuliah-kuliah
berhenti dan mereka hanya berdoa dan membaca Alkitab saja, dari
situlah mereka pergi ke desa-desa untuk mengabarkan Injil. Dan
itulah yang dikatakan sebagai mobilisasi yang memakai firman Allah
atau revival firman Allah. Mereka berjam-jam begitu rindu untuk
berdoa dan membaca firman Allah, tidak ada kegiatan yang lain. Orang
pikir ini bisa terjadi, tapi itulah revival permulaan di Korea.
Saudara-saudara lihat ini bahwa firman Allah mendapat tempat utama.
Firman Allah yang berkuasa yang menjadikan mobilisasi besar-besaran
di Korea. Ada seorang anak kecil yang berumur 15 tahun yang Tuhan
kunjungi pada waktu kebaktian  dan sekarang anak itu dapat menghafal
ribuan ayat-ayat Alk     itab. Saya tidak bisa mengerti hal ini,
tapi itulah yang terjadi. Itulah yang terjadi diluar kemampuan
manusia. Sehingga banyak anak yang berkumpul hanya untuk mendengar
ayat-ayat firman Allah yang diucapkan terus menerus. Inilah dia
kalau kita lapar akan firman Allah sama seperti kejadian di Batu
pada tahun 1967 pada bulan Mei - Juni. Dalam dua bulan tidak ada
kuliah di sini, Tuhan curahkan satu kelaparan akan firman Allah.
Kita semua hanya membaca Alkitab siang dan malam dan berdoa. Sampai-
sampai lupa makan bukan berpuasa.

Yang ketiga, tahun 1927 di Uganda. Ada suatu kebaktian minggu yang
dihadiri sekitar 10 orang pendeta hanya berkhotbah tentang salib
Yesus, kamu orang berdosa ingatlah bahwa hanya salib Kristus yang
dapat bebaskan kamu sekalian karena Yesus mati buat orang berdosa.
Di salib Kristus orang datang dengan terbuka dan katakan aku orang
berdosa. Di salib Yesus semua dosa akan dibawa dan Tuhan akan
selesaikan dosamu. Hanya dengan satu, dua kata, siapa yang bertobat?
Menteri keuangan Uganda. Biasanya tidak ada orang penting dalam
kebaktian kecil ini. Kemudian ia bersaksi, betul Tuhan aku orang
berdosa aku butuh keselamatan dari Tuhan hari ini salibMu berkuasa
atas diriku. Belum pernah aku alami bersama salibMu pada hari ini.
Hari ini aku terima salibMu yang membebaskan aku dari dosa. Setelah
ia mengaku dosa dan pergi pada raja dia katakan: "aku seorang
berdosa, aku tadi sudah bertobat dalam kebaktian dan aku mengalami
salib Kristus yang bebaskan aku dari dosa." Aku sudah banyak mencuri
uang negara dan aku siap rela masuk penjara, tapi raja katakan
"tidak usah engkau masuk penjara karena engkau telah mengaku dengan
terus terang." Kemudian dia bersaksi dimana-mana sehingga lahirlah
mobilisasi  baru; ribuan orang berjalan dari kota ke kota hanya
untuk mengaku aku orang berdosa. Temanya hanya satu "Bukan aku tapi
Kristus." Dimana-mana tema itu digantung sampai-sampai seluruh
Afrika Timur digoncangkan. Tahun 1927, revival Salib Kristus. Hal
itu merupakan mobilisasi rohani dan bukan manusia yang memimpin. Doa
saya Saudara-saudara, Tuhan kunjungi kami dengan karunia-karunia,
kunjungi kami dengan kelaparan firman Allah dan juga kunjungi kami
dengan revival salibMu yang bebaskan kami dari dosa. Saudara-saudara
kita semua adalah orang berdosa tidak ada jalan lain menuju ke sorga
selain pada salib Kristus. Di sana Anak Allah mati untuk orang
berdosa, Dunia sekarang ini digoncangkan oleh rahasia ini bahwa
orang berdosa mencari Tuhan Yesus. DarahNya dicurahkan untuk tebus
dosa manusia.

(bersambung bagian terakhir)

From fica-net@fyvie.cs.wisc.edu Sat Oct 22 05:03:46 1994
Received: from fyvie.cs.wisc.edu by stimpy.cs.wisc.edu; Sat, 22 Oct 94 05:03:36 -0500
Date: Sat, 22 Oct 94 05:02:18 -0500
Received: from localhost by fyvie.cs.wisc.edu; Sat, 22 Oct 94 05:02:18 -0500
Message-Id: <358A195274@emp.emp.pdx.edu>
Reply-To: LIONO@emp.pdx.edu
Originator: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Sender: fica-net@fyvie.cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: "Liono Setiowijoso" 
To: Multiple recipients of list 
Subject: [FICA-NET:945]       Khotbah Pdt. Octavianus  (5 of 5)
X-Listprocessor-Version: 6.0a -- ListProcessor by Anastasios Kotsikonas
X-Comment: Indonesia Christian Mailing List
Status: RO
X-Status: 

Yang keempat, terjadi di Taiwan tahun 1946 bulan September yaitu
mobilisasi melalui pujian dan penyembahan. Itu terjadi disebuah desa
dimana orang-orang berbakti seperti biasa, tetapi Tuhan kunjungi
mereka dan mencurahkan Roh pujian dan penyembahan. Mereka semua,
malam itu, tidak keluar dari tempat mereka berbakti. Mereka hanya
menyanyi, memuji den menyembah Tuhan. Tidak ada kegiatan yang lain
yang mereka kerjakan. Menyanyi dan menyembah Tuhan serta berdoa
kepeda Tuhan terus-menerus dari desa satu ke desa yang lain, serta
dari kota yang satu ke kota yang lain. Dulu hanya kotbah saja yang
dipentingkan, tetapi sekarang kita lihat bahwa doa, pujian, dan
penyembahan juga penting. Revival oleh doa, pujian dan penyembahan
karena Tuhanlah yang bertahta di atas pujian dan penyembahan. Dengan
pujian dan penyembahan perkembangan gereja begitu luarbiasa. Dimana
ada gereja di situ ada doa, pujian dan penyembahan. Orang melihat
Tuhan dimuliakan, gereja diangkat dan gereja bertumbuh dengan
anggota-anggota yang baru. Di Korea ada sekitar 200-500 orang baru
setiap minggu. Dimana rahasianya ? Penyembahan tentunya. Setiap hari
orang datang dan mencari Tuhan hanya untuk menyembah Dia. Mulai
sekarang kita harus menyembah Tuhan kalau tidak kita akan kering.
Gereja lama-lama akan mati, makin lama-makin berkurang. Sungguh
tidak biasa dimengerti, tapi itulah rahasianya, doa, pujian dan
penyembahan. Revival pujian kita Alami di sini. Ini berarti suatu
mobilisasi pujian dan panyembahan.

Yang kelima, tahun 1964 di Indonesia tepatnya di Nongkojajar. Doa
puasa selama tiga hari dan Tuhan bicara lewat dua janji Tuhan. Satu,
Lukas 19, Yesus menangisi Jerusalem, menangisi gereja-gereja. Tuhan
suruh kita pergi untuk mengabarkan Injil. Gerakan misi, 'Aku
mengutus kamu ketempat-tempat yang gelap dan Aku akan berjalan
dulu'. Itu kunjungan Tuhan yang tiba-tiba yang tidak bisa buat.
Itulah yang dikatakan tidak bisa diorganisir. Yang bisa kita buat
hanya berdoa dan menyembah Tuhan, yang lain biar Tuhan yang atur,
kita tidak bisa atur. Tiga hari kita hanya berdoa dan membaca Firman
Tuhan. Dan pada tanggal 9 Maret sementara berlutut dan berdoa, Tuhan
datang kunjungi dengan satu pengelihatan. Saya melihat 27 orang yang
hadir berdoa disekitar anak yang kulitnya gelap dengan tangan yang
terikat rantai besi tapi tiba-tiba rantai besi itu putus. Semua
orang terpesona kemudian saya mendengar suara Tuhan datang ke dalam
hati saya dengan begitu jelas. Yang mengatakan Yesaya 45:2-3. Malam
itu tidak ada yang tidur, semua berlutut dan menantikan suara Tuhan.
Kemudian saya bunyikan lonceng dan semua yang hadir keluar dari
kamar masing-masing.

Masalah kita adalah rutinisme dan puas dengan diri sendiri serta
puas dengan cara sendiri dan menutup diri dengan tidak mau terima
karunia yang baru. Saudara-saudara, mobilisasi dalam Mazmur 22 ini
bukanlah kita yang mengatur melainkan Roh Kudus yang mengatur.
Biarlah Roh Allah yang bekerja, kita harus merendahkan diri
dihadapan Tuhan supaya Tuhan kunjungi kita lagi. Dan bila nubuatan
terjadi akan menimbulkan aktivitas rohani yang sungguh luarbiasa,
menimbulkan pelayanan yang penuh dengan kemuliaan Allah dan satu
pelayanan dengan penantian masa depan yang luar biasa. Karena
nubuatan-nubuatan yang terjadi telah benar-benar membangun iman
kami. Amin.


Semoga message ini dapat menjadi berkat bagi anda. 

Terima kasih
Tuhan memberkati.
Liono

======================================================================
   _/       _/   _/_/_/   _/    _/   _/_/_/   Net addresses:
  _/       _/   _/  _/   _/_/  _/   _/  _/    - lionos@ee.pdx.edu
 _/       _/   _/  _/   _/  _/_/   _/  _/     - liono@emp.pdx.edu
_/_/_/   _/   _/_/_/   _/    _/   _/_/_/      Ring : (503) 725-5464
======================================================================
WWW URL (Mosaic): 
My homepage: http://www.emp.pdx.edu/htliono/liono.html 
Indonesian homepage: http://www.emp.pdx.edu/htliono/travel.html
======================================================================