From owner-fica-net@cs.wisc.edu Mon Aug 21 17:33 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id RAA02848; Mon, 21 Aug 1995 17:32:59 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Mon, 21 Aug 95 16:27:24 -0500; AA29822
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Mon, 21 Aug 95 16:14:42 -0500; AA29732
Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Mon, 21 Aug 95 16:14:39 -0500
Received: from asd01-11.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA11535
  (5.67b/IDA-1.5 for ); Mon, 21 Aug 1995 23:14:36 +0200
Message-Id: <199508212114.AA11535@xs1.xs4all.nl>
Date: Mon, 21 Aug 1995 23:14:36 +0200
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: noes@xs4all.nl
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 4775
Status: RO

Di  tulisan ini saya melaporkan  penyelidikaan saya megenai arti
penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.

Partanyaan2 yang saya mau membahaskan adalah:
1. Penumpangan tangan berarti apa betul?
2. Pemenuhan Roh Kudus itu apa?
3. Pemenuhan Roh Kudus oleh penumpangan tangan itulah tepat?

Ad 1. Penumpangan tangan berarti apa betul?
Penumpangan tangan di Perjanjian Lama:
Imamat  4:4, 15, 24 dan 16:21;
Bilangan  27:18
Ulangan 34:9
2Raja-Raja 13:16

Jika kita membaca ayat2 di atas kita dapat menarik kesimpulan yang
penumpang tangan ada bertalian dengan
a) dosa (Imamat 4:4, 15 24 dan 16:21)

b) berkat (Bilangan 27:18, Ulangan 34:9 2 Raja-Raja 13:16)


Penumpangan tangan di Perjanjian Baru  ada bertalian dengan:
a) dosa (1 Timotius 5:22)

b) berkat (Matius 19:13, Markus 10:16, Kisah  6:6; 13:6)

c) penyembuhan (Markus 16:18, Lukas 4:40,  13:13, Kisah ; 28:8)

d) Roh Kudus (Kisah ; 8:17-19,  19:6)

Ibrani 6:1 dan 2 berkata yang penumpangan tangan itulah termasuk
asas-asas pertama.

Kesimpulan saya mengenai penumpangan tangan
di Perjanjian Lama, adalah yang itu
tanda persekutuan mau persekutuan dosa,  sebab itu
Paulus memperingatkan Timotius (dan kita) jangan terburu-buru menumpangkan
tangan atas seseorang (1Timotius 5:22), dan berkat. 
Di Perjanjian Baru penumpangan tangan berarti persekutuan Roh, dan berkat oleh 
persekutuan, persekutuan dosa dan penyembuhan oleh persekutuan.
.

Ad 2. Pemenuhan Roh Kudus itu apa? 

Kita mendapat Roh Kudus pada waktu kita bertobat, berbalik dan menerimah
Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi (Efesus 1:13 dan 14)
Pekerjaan Roh ada tertulis di
2 Korintus 3:17 dan 18:
"Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak 
berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah
Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan
yang semakin besar."

Dus tujuan Roh Kudus itulah mengubah kita menjadi serupa dengan gambar
Tuhan kita Yesus Kristus.
Soal-soal yang merintangi perkerjaan Roh dalam hati kita harus
dibenahi supaya Roh Tuhan dapat mengerjakan dalam  batin hati kita.

Dan pekerjaan Roh Kudus dapat di  memerintangi oleh perbuatan dosa,
mau dosa terhadap Tuhan Allah mau dosa terhadap manusia. 
Efesus 4:30-32
"Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah  
memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan,
kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari 
antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu
ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling 
mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu"

Dan  Efesus 5:18 yang mengatakan:
"Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa
nafsu,tepapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,..."
                                         ***********************   
Tugas Roh Kudus, yaitu mengubah kita menjadi serupa dengan gambar
Tuhan kita Yesus Kristus, dan dapat dikerjakan jika Dia (Roh Kudus)
tidak dihalangi oleh dosa-dosa yang  belum dibersikan oleh dara Yesus.
Selama ini dosa menghalangi perkerjaanNya Dia tidak bisa memenuhi kita.
Jika kita lebih menaklukan hidup kita kepada Tuhan Allah, Roh Kudus dapat 
kemungkinan lebih besar untuk mengerjakan dalam batin hati kita.
Dus pemenuhan Roh Kudus itulah  kekuasan Roh Kudus dalam batin hati
kita. Inilah arti kepenuhan Roh!!

Ad 3. Pemenuhan Roh Kudus oleh penumpangan tangan itulah tepat?
Pemenuhan Roh Kudus itulah satu perkembangan  dengan tujuan untuk
mengubahkan kita menjadi serupa dengan gambar Juru Selamat kita Yesus Kristus.
(This a process) . 
Ini bukan  peristiwa yang terjadi satu kali saja oleh penumpangan tangan,
tetapi tiap kali kita harus pergi ke Yesus untuk mengaku dosa (1 Yohanes 1:9),
supaya Roh Kudus tidak dihalangi dalam pekerjaanNya dalam batin hati
kita.

Kesimpulan:
Dus penumpangan tangan supaya kita di penuhkan dengan Roh Tuhan, itulah
tidak tepat dan tidak Alkitabiah.
Sebab, pertama penumpangan tangan itulah tanda persekutuan dan kedua kepunuhan
Roh Kudus itulah "a process" dan  bukan peristiwa yang terjadi satu kali saja.

Dan hati hati  dengan menumpangkan tangan atas orang sebab
Paulus memperingatkan Timotius (dan kita) jangan terburu-buru menumpangkan
tangan atas seseorang (1Timotius 5:22).

Bagaimana pandangan saudara2 ??

Yours in Christ
Noes Souisa

............................................................................
...............................
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada
kemerdekaan.

                                             2 Korintus 3:17.
............................................................................
..................................


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Tue Aug 22 02:52 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id CAA09947; Tue, 22 Aug 1995 02:52:10 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 02:52:06 -0500; AA03856
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 02:43:46 -0500; AA03809
Received: from student.uq.edu.au by lucy.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 02:43:34 -0500
Received: from agpc12.ag.uq.oz.au (agpc12.ag.uq.edu.au [130.102.234.12]) by student.uq.edu.au (8.6.12/8.6.10) with SMTP id QAA07529 for ; Tue, 22 Aug 1995 16:43:02 +1000
Message-Id: <199508220643.QAA07529@student.uq.edu.au>
Date: Tue, 22 Aug 1995 16:43:02 +1000
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: ag208835@student.uq.edu.au (Yohannes Samosir)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: ag208835@student.uq.edu.au
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 801
Status: RO



Noes Souisa wrote:

>Kesimpulan:
>Dus penumpangan tangan supaya kita di penuhkan dengan Roh Tuhan, itulah
>tidak tepat dan tidak Alkitabiah.
>Sebab, pertama penumpangan tangan itulah tanda persekutuan dan kedua kepunuhan
>Roh Kudus itulah "a process" dan  bukan peristiwa yang terjadi satu kali saja.

>Bagaimana pandangan saudara2 ??

Komentar saya:

Penumpangan tangan baik sebagai upaya agar dipenuhi Roh Kudus maupun
sebagai berkat, seperti halnya pada akhir kebaktian gereja, jangan dianggap 
sebagai syarat. 
Bagaimana Roh Kudus memenuhi ataupun berkat mengalir kepada seseorang tidak 
dibatasi oleh
dimensi syarat phisik. Mungkin suasana atau cara dapat membantu seseorang, 
tetapi bukan merupakan
'supaya'

In Him

Yohannes Samosir
Dept Agriculture
Univ Queensland
Brisbane 4072, Australia


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Tue Aug 22 06:46 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id GAA12391; Tue, 22 Aug 1995 06:46:08 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 06:46:02 -0500; AA05410
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 06:34:19 -0500; AA05349
Received: from malasada.lava.net by lucy.cs.wisc.edu; Tue, 22 Aug 95 06:34:16 -0500
Received: from dialup015.lava.net by malasada.lava.net with smtp
	(Smail3.1.28.1 #9) id m0skrau-000izBC; Tue, 22 Aug 95 01:34 WET
Message-Id: 
Date: Tue, 22 Aug 95 01:34 WET
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: ruben@lava.net (Ruben M Sentana)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: ruben@lava.net
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 3155
Status: RO

>Tugas Roh Kudus, yaitu mengubah kita menjadi serupa dengan gambar
>Tuhan kita Yesus Kristus, dan dapat dikerjakan jika Dia (Roh Kudus)
>tidak dihalangi oleh dosa-dosa yang  belum dibersihkan oleh darah Yesus.
>Selama dosa menghalangi perkerjaanNya Dia tidak bisa memenuhi kita.
>Jika kita lebih menaklukkan hidup kita kepada Tuhan Allah, Roh Kudus dapat 
>kemungkinan lebih besar untuk bekerja dalam batin hati kita.
>Dus pemenuhan Roh Kudus itulah  kekuasan Roh Kudus dalam batin hati
>kita. Inilah arti kepenuhan Roh!!

Kalau saya boleh kasih komentar, saya setuju kalau Roh Kudus bekerja di 
dalam hidup kita terus menerus.  Setiap ada dosa yang dibersihkan akan 
membuat Roh Kudus bekerja lebih lapang & hebat lagi.  Saya percaya kalau 
"pemurnian" atau sanctification is a process, and not an event.  Tapi 
kepenuhan atau fullness itu bukan pemurnian.  Selama kita 
disucikan/dimurnikan, kita akan mengalami masa jatuh bangun.  That's the 
process of growing.  Kalau jatuh sedikit, tangan Tuhan angkat kita lagi dan 
terus maju menuju kepada kesempurnanan, yaitu seperti Yesus.  Kepenuhan, 
menurut pendapat saya adalah saat dimana kita yield kepada Roh Kudus secara 
penuh.  This is a recurring event, not a process.  Idealnya sih kalau kita 
selalu yield kepada Roh Kudus dalam segala hal dan dalam setiap saat.  
That's our goal, yaitu menjadi murni / suci.  However, one cannot simplify 
fullness as a process, because seseorang bisa kepenuhan suatu ketika, dan 
tidak kepenuhan di masa yang lain.  Contohnya waktu raja Saul kepenuhan 
waktu dia hendak mencari Daud (I don't know the exact verse - someone please 
verify).  At the end, he commited suicide (I am positive that he did not 
have the Holy Spirit).  Di Perjanjian Baru, kata "penuh dengan Roh Kudus" 
bisa diartikan sebagai kepenuhan, atau sebagai tanda bahwa Roh Kudus ada di 
dalam orang tersebut (bukan kepenuhan).  Kalau lebih jelasnya, anda bisa cek 
terjemahan aslinya (I may be wrong about this, but this is what I was taught 
and I keep it as the truth).

>Dus penumpangan tangan supaya kita di penuhkan dengan Roh Tuhan, itulah
>tidak tepat dan tidak Alkitabiah.
>Sebab, pertama penumpangan tangan itulah tanda persekutuan dan kedua kepunuhan
>Roh Kudus itulah "a process" dan  bukan peristiwa yang terjadi satu kali saja.

I agree with bro Noes, but with a different reason.  Takutnya kalau hal ini 
dipakai orang sebagai norma supaya orang jadi kepenuhan Roh Kudus.  Nah, ini 
yang bahaya, karena seperti yang saya sudak tulis sebelumnya, Roh Kudus 
bekerja dalam beraneka ragam cara..  Kita tidak boleh melimit pekerjaan Roh 
dengan memaksakan hanya satu cara di mana Roh Kudus dapat bekerja.

>Dan hati hati  dengan menumpangkan tangan atas orang sebab
>Paulus memperingatkan Timotius (dan kita) jangan terburu-buru menumpangkan
>tangan atas seseorang (1Timotius 5:22).

Amin.  Kita juga jangan terburu-buru minta penumpangan tangan dari sembarang 
pendeta yang kita kurang jelas asal-usulnya.

I am all open to any objections to my opinion, since I am still learning as 
well.  Maaf kalau saya tidak taruh ayat, because I don't havve my books and 
notes handy.

//RMS


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 23 04:05 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id EAA28241; Wed, 23 Aug 1995 04:05:23 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 23 Aug 95 04:05:19 -0500; AA14967
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 23 Aug 95 03:51:55 -0500; AA14854
Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 23 Aug 95 03:51:52 -0500
Received: from asd03-29.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA14248
  (5.67b/IDA-1.5 for ); Wed, 23 Aug 1995 10:51:46 +0200
Message-Id: <199508230851.AA14248@xs1.xs4all.nl>
Date: Wed, 23 Aug 1995 10:51:46 +0200
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: noes@xs4all.nl (Unverified)
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 7140
Status: RO

Saya mau berterimah kasih atas tanggapan saudara Ruben.
Sebab tujuan kita semua harus sesuai dengan 
Kolose 1:28 yang berbunyi:
"Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-
tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang
kepada kesempurnaan dalam Kristus"

>>Tugas Roh Kudus, yaitu mengubah kita menjadi serupa dengan gambar
>>Tuhan kita Yesus Kristus, dan dapat dikerjakan jika Dia (Roh Kudus)
>>tidak dihalangi oleh dosa-dosa yang  belum dibersihkan oleh darah Yesus.
>>Selama dosa menghalangi perkerjaanNya Dia tidak bisa memenuhi kita.
>>Jika kita lebih menaklukkan hidup kita kepada Tuhan Allah, Roh Kudus dapat 
>>kemungkinan lebih besar untuk bekerja dalam batin hati kita.
>>Dus pemenuhan Roh Kudus itulah  kekuasan Roh Kudus dalam batin hati
>>kita. Inilah arti kepenuhan Roh!!
>
>Kalau saya boleh kasih komentar, saya setuju kalau Roh Kudus bekerja di 
>dalam hidup kita terus menerus.  Setiap ada dosa yang dibersihkan akan 
>membuat Roh Kudus bekerja lebih lapang & hebat lagi.  Saya percaya kalau 
>"pemurnian" atau sanctification is a process, and not an event.  Tapi 
>kepenuhan atau fullness itu bukan pemurnian.  Selama kita 
>disucikan/dimurnikan, kita akan mengalami masa jatuh bangun.  That's the 
>process of growing.  Kalau jatuh sedikit, tangan Tuhan angkat kita lagi dan 
>terus maju menuju kepada kesempurnanan, yaitu seperti Yesus.  Kepenuhan, 
>menurut pendapat saya adalah saat dimana kita yield kepada Roh Kudus secara 
>penuh.  This is a recurring event, not a process. 

Noes Souisa:
Urutan menurut artikel  saya adalah:
1) Bertobat, berbalik , menerimah Yesus Kristus dan oleh sebab itu menerimah
Roh Kudus.
2) Kemurnian, dan oleh itu
3) Kesempatan untuk Roh Kudus mengerjakan dalam batin hati (= Kepenuhan Roh
Kudus)
4) Dan oleh itu gambar Yesus ternyata dalam kehidupan kita
 (proces of growing towards the image of Christ).

Saya setuju dengan bro Ruben.
A process consist of a (great)  number of successive events. These events do not
always run smoothly.
Selama kita ada dalam daging dan  hidup di dunia,  Kemurnian 
dus juga Kepenuhan Roh Kudus sebagai "process" tidak jalan dengan gambang.
Sebab itu gambaran Yesus hampir tidak kelihatan dalam kehidupan orang percaya,
apa lagi dalam abad ke 20 ini yang ada penuh dengan pengodaan.
Sometimes it takes more than a lifetime.

Kepenuhan Roh  itulah satu "process".
Di  Efesus 5:18 ada tertulis:
"Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa
nafsu, tepapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,..."
                                         ***********************   
Di ini ayat Paulus membandingkan mabuk oleh anggur (negatif) dengan  penuh 
dengan
Roh ( positif). Seperti mabuk oleh anggur itu satu "process" begitu juga
penuh dengan Roh ada satu "process". Mabuk oleh anggur  bukan terjadi segera.
Bukan? begitu juga pemenuhan dengan Roh.

BTW.
Do you believe that the Scripture teach us that there is  a "Second Blessing"
or that a Christian need a "Second Blessing?
So yes where in the Bible?

> Idealnya sih kalau kita 
>selalu yield kepada Roh Kudus dalam segala hal dan dalam setiap saat.  
>That's our goal, yaitu menjadi murni / suci.  However, one cannot simplify 
>fullness as a process, because seseorang bisa kepenuhan suatu ketika, dan 
>tidak kepenuhan di masa yang lain.  Contohnya waktu raja Saul kepenuhan 
>waktu dia hendak mencari Daud (I don't know the exact verse - someone please 
>verify).  At the end, he commited suicide (I am positive that he did not 
>have the Holy Spirit).

Noes Souisa:
Ini contoh tidak tepat sebab di Perjanjian Lama Roh Kudus belum berdiam
di dalam batin hati manusia. 
 Tuhan Yesus berkata di Yohanes 16:7;
"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi
kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan
datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku mengutus Dia kepadamu."
                                                               
************************************     
Pada hari Pentakosta baru Roh Tuhan dicurahkan.
Daripada waktu itu Roh Tuhan berdiam di setiap orang yang sudah menerimah 
Yesus Kristus (Efesus 1:13 dan 14) dan dalam Jemaat Tuhan sebagai tubuh Kristus.

Tetapi maksud Bung Ruben saya mengerti, selama kita hidup dalam daging,
kita adalah "harta rohani dalam bejana tanah" dan kita harus hidup rapat dengan
Tuhan sebab itu  Paulus menulis dalam suratnya ke jemaat di Korintus:
(2Korintus 4: 7-9)
"Tetapi harta ini kami punyai dalam  bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa
kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun
tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian,
kami dihempaskan, namun tidak binasa."

Dan ayat 10:
"Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya
kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami"
 
Supaya Tuhan Allah menerimah pujian.

>Di Perjanjian Baru, kata "penuh dengan Roh Kudus" 
>bisa diartikan sebagai kepenuhan, atau sebagai tanda bahwa Roh Kudus ada di 
>dalam orang tersebut (bukan kepenuhan).  Kalau lebih jelasnya, anda bisa cek 
>terjemahan aslinya (I may be wrong about this, but this is what I was taught 
>and I keep it as the truth).
>

Noes Souisa:
Ayat2 yang mana?  sebab saya tidak dapat menjawab saudara jika saya tida tahu 
dimana betul ini ada tertulis.

>>Dus penumpangan tangan supaya kita di penuhkan dengan Roh Tuhan, itulah
>>tidak tepat dan tidak Alkitabiah.
>>Sebab, pertama penumpangan tangan itulah tanda persekutuan dan kedua kepunuhan
>>Roh Kudus itulah "a process" dan  bukan peristiwa yang terjadi satu kali saja.
>
>I agree with bro Noes, but with a different reason.  Takutnya kalau hal ini 
>dipakai orang sebagai norma supaya orang jadi kepenuhan Roh Kudus.  Nah, ini 
>yang bahaya, karena seperti yang saya sudak tulis sebelumnya, Roh Kudus 
>bekerja dalam beraneka ragam cara..  Kita tidak boleh melimit pekerjaan Roh 
>dengan memaksakan hanya satu cara di mana Roh Kudus dapat bekerja.
>
>>Dan hati hati  dengan menumpangkan tangan atas orang sebab
>>Paulus memperingatkan Timotius (dan kita) jangan terburu-buru menumpangkan
>>tangan atas seseorang (1Timotius 5:22).
>
>Amin.  Kita juga jangan terburu-buru minta penumpangan tangan dari sembarang 
>pendeta yang kita kurang jelas asal-usulnya.
>
>I am all open to any objections to my opinion, since I am still learning as 
>well.  Maaf kalau saya tidak taruh ayat, because I don't havve my books and 
>notes handy.
>
>//RMS
>
>

Yours in Christ
Noes Souisa

............................................................................
..........................................
(Yesus mengatakan dalam doa kepada BapaNya)
"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya
Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."

                                                                     
Yohannes 17:3
............................................................................
.........................................


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 24 04:52 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id EAA22797; Thu, 24 Aug 1995 04:52:08 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 04:52:05 -0500; AA27951
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 04:44:19 -0500; AA27898
Received: from malasada.lava.net by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 04:44:17 -0500
Received: from dialup042.lava.net by malasada.lava.net with smtp
	(Smail3.1.28.1 #9) id m0slYpY-000j0AC; Wed, 23 Aug 95 23:44 WET
Message-Id: 
Date: Wed, 23 Aug 95 23:44 WET
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: ruben@lava.net (Ruben M Sentana)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: ruben@lava.net
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 3954
Status: RO

Bro Estepanus wrote:
>Di ini ayat Paulus membandingkan mabuk oleh anggur (negatif) dengan  penuh 
>dengan Roh ( positif). Seperti mabuk oleh anggur itu satu "process" begitu juga
>penuh dengan Roh ada satu "process". Mabuk oleh anggur  bukan terjadi segera.
>Bukan? begitu juga pemenuhan dengan Roh.
Saya tidak melihat ayat di atas dari segi tersebut, karena itu bukan hal 
yang ditekankan di ayat itu.  Yang ditekankan adalah penguasaan diri.  Oleh 
siapa kita merelakan diri kita untuk dikontrol?  Kalau alkohol, akibatnya 
kita kehilangan penguasaan diri karena kesadaran kita dipengaruhi alkohol.  
Kalau kita kepenuhan Roh Kudus, kita tidak kehilangan kesadaran diri, tapi 
kita merelakan diri kita dikontrol oleh pengaruh Roh Kudus.  Kepenuhan Roh 
Kudus membuat kita tetap sadar bahwa kita hidup dibawah pengawasan Tuhan 
sehingga kita sadar kalau kita hidup harus sesuai dengan apa yang 
dikehendaki oleh Tuhan.  Tapi harus kita ingat, ini bukan masalah disiplin 
diri, karena kita tidah berusaha untuk hidup suci.  Kalau kita mau coba-coba 
hidup suci dengan kekuatan sendiri, sampai matipun tak mungkin bisa.  Live a 
Christian live with our own strength is not hard, but it's impossible!  
Disiplin harus ada, tapi tidak sampai ke legalism.  Kalau kita punya Roh 
Kudus dan kita berserah kepada Roh Kudus tiap hari, Dia akan memenuhi kita 
dan disiplin itu akan dapat berjalan dengan sendirinya.  Ini hanya anjuran, 
bukan metode, so don't be discouraged if it seems not to be working.  Keep 
on praying & totally surrender to Him!

>BTW.
>Do you believe that the Scripture teach us that there is a "Second Blessing"
>or that a Christian need a "Second Blessing?
>So yes where in the Bible?
I know no Scripture that specifically says "Second Blessing."  It is 
believed, however, that our time has come to the era of Second Blessing, 
where Holy Spirit is being poured onto every nation.  It is a good thing to 
see that the people who received it has become more in love with the Lord or 
had their lives turned around 180 degrees.  I don't say that I believe in 
it, nor I say that I am against it.  Be it according to your faith; however, 
like Bro Noes said that we have to put every thing to a test whether it is 
Scriptural or not.  Bro Noes means good, and that's what I believe in as 
well.  We need to go back to the Bible.  Personally I don't believe that 
every Christian should experience the same blessing, because as I have 
written so many times, Holy Spirit works in so many ways to so many people.  
Maybe you need to experience it yourself, I have no clue.  I did it, and to 
me it is like the other blessings that the Holy Spirit has given me day by day.

>Ini contoh tidak tepat sebab di Perjanjian Lama Roh Kudus belum berdiam
>di dalam batin hati manusia. 
> Tuhan Yesus berkata di Yohanes 16:7;
>"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi
>kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan
>datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku mengutus Dia kepadamu."
>                                                               
>************************************     
>Pada hari Pentakosta baru Roh Tuhan dicurahkan.
>Daripada waktu itu Roh Tuhan berdiam di setiap orang yang sudah menerimah 
>Yesus Kristus (Efesus 1:13 dan 14) dan dalam Jemaat Tuhan sebagai tubuh 
Kristus.
Thanks for the correction.  Anyway, you get the idea, right?

>>Di Perjanjian Baru, kata "penuh dengan Roh Kudus" 
>>bisa diartikan sebagai kepenuhan, atau sebagai tanda bahwa Roh Kudus ada di 
>>dalam orang tersebut (bukan kepenuhan).  Kalau lebih jelasnya, anda bisa cek 
>>terjemahan aslinya (I may be wrong about this, but this is what I was taught 
>>and I keep it as the truth).
>>
>Noes Souisa:
>Ayat2 yang mana?  sebab saya tidak dapat menjawab saudara jika saya tida tahu 
>dimana betul ini ada tertulis.
Maksud saya ayat-ayat di Acts 6:5, 7:55, 11:24, 13:9, just to name a few.


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 24 15:56 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id PAA14546; Thu, 24 Aug 1995 15:55:57 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 15:55:54 -0500; AA06264
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 15:35:33 -0500; AA06025
Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 24 Aug 95 15:35:27 -0500
Received: from asd04-17.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA12074
  (5.67b/IDA-1.5 for ); Thu, 24 Aug 1995 22:35:23 +0200
Message-Id: <199508242035.AA12074@xs1.xs4all.nl>
Date: Thu, 24 Aug 1995 22:35:23 +0200
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: noes@xs4all.nl (Unverified)
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 4166
Status: RO

Terimah kasih banyak saudara Ruben. Tulisan2 bung saya senang baca
 Dan saya mau menambahi sedikit lagi dibawa.

>Bro Estepanus wrote:
>>Di ini ayat Paulus membandingkan mabuk oleh anggur (negatif) dengan  penuh 
>>dengan Roh ( positif). Seperti mabuk oleh anggur itu satu "process" begitu 
juga
>>penuh dengan Roh ada satu "process". Mabuk oleh anggur  bukan terjadi segera.
>>Bukan? begitu juga pemenuhan dengan Roh.

Bro Ruben:
>Saya tidak melihat ayat di atas dari segi tersebut, karena itu bukan hal 
>yang ditekankan di ayat itu.  Yang ditekankan adalah penguasaan diri.  Oleh 
>siapa kita merelakan diri kita untuk dikontrol?  Kalau alkohol, akibatnya 
>kita kehilangan penguasaan diri karena kesadaran kita dipengaruhi alkohol.  
>Kalau kita kepenuhan Roh Kudus, kita tidak kehilangan kesadaran diri, tapi 
>kita merelakan diri kita dikontrol oleh pengaruh Roh Kudus.  Kepenuhan Roh 
>Kudus membuat kita tetap sadar bahwa kita hidup dibawah pengawasan Tuhan 
>sehingga kita sadar kalau kita hidup harus sesuai dengan apa yang 
>dikehendaki oleh Tuhan.  

Noes Souisa:
Di Efesus 5:1-21 Paulus menasihat Jemaat di Efesus dan sekitarnya 
(sebab suratnya di salin dan di baca di jemaat lain2 juga). Di ayat pertama 
dia menulis:
"Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak yang kekasih..."
Di Efesus 4:17-32 dia menulis dari manusia baru. Dan di bab 5 dia melangsung
dengan contoh hidup kita yaitu Yesus Kristus. 
Dan apa yang bung Ruben menulis itu benar. Hidup Kristus, kita tidak bisa hidup
oleh kuasa diri sendiri. Tetapi Paulus menulis ini kepada mereka itu yang sudah
menerimah Roh Tuhan. Dan Roh Tuhan sendiri yang bisa mengerjakan dalam
batin hati kita sampai hidup Kristus ternyata dalam hidup kita sehari-hari.
Sebab itu Paulus menekankan "hendaklah kamu penuh dengan Roh". Itu berarti 
yang Roh Kudus harus berkuasa dalam hati kita.
Dan Paulus membandingkan akibat "kepenuhan " alkohol dan kepenuhan Roh Kudus.
Dua-dua adalah satu "process" yang  mengubah hidup manusia.
Akibat "kepenuhan"  alkohol ada tertulis di Amsal 20:1:
"Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang
yang terhuyung huyung karenanya".
dan di Amsal 23:29-30:
"Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah?
Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya?
Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam, mereka yang datang
mengecap anggur campuran."

Sebaliknya kepenuhan Roh Kudus  mengubah kita menjadi serupa dengan
gambar Yesus (2Korintus 3:18).

Bro Ruben:
>>>Di Perjanjian Baru, kata "penuh dengan Roh Kudus" 
>>>bisa diartikan sebagai kepenuhan, atau sebagai tanda bahwa Roh Kudus ada di 
>>>dalam orang tersebut (bukan kepenuhan).  Kalau lebih jelasnya, anda bisa cek 
>>>terjemahan aslinya (I may be wrong about this, but this is what I was taught 
>>>and I keep it as the truth).
>>>
>>Noes Souisa:
>>Ayat2 yang mana?  sebab saya tidak dapat menjawab saudara jika saya tida tahu 
>>dimana betul ini ada tertulis.
>Maksud saya ayat-ayat di Acts 6:5, 7:55, 11:24, 13:9, just to name a few.
>
>
>
Di Daniel 4:8, 9, 18;  5:11 dan
Lukas 1:15, 41, 67; 4:1 dan 
Kisah 4:8, 31; 6:5; 7:55, 9:17, 11:24, 13:9, 13:52
ada terulis dari penuh dengan Roh Kudus ( di Daniel ada tertulis "roh kudus" 
 huruf kecil)

Jika kita membandingkan ini ayat2 kita dapat menarik kesimpulan yang "penuh 
dengan
Roh Kudus" berarti yang Roh Tuhan berkuasa dalam batin hati mereka yang disebut 
dalam ayat2 itu.
Mungkin pekerjaan Roh Tuhan belum jelas di Daniel, Yohanes Pembaptis, Elisabet
dan Zakharia (Lukas 1) sebab Roh Tuhan pada waktu itu belum di curahkan.

Dus apa yang bung Ruben menulis  di atas, itu benar.

Yours in Christ
Noes Souisa

............................................................................
................................................
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus 
telah mati 
untuk kita, ketika kita masih berdosa."

                                                                             
   Roma 5:8
............................................................................
................................................


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Fri Aug 25 06:04 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id GAA10644; Fri, 25 Aug 1995 06:04:45 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 06:04:43 -0500; AA12575
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 05:50:34 -0500; AA12475
Received: from malasada.lava.net by lucy.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 05:50:32 -0500
Received: from dialup008.lava.net by malasada.lava.net with smtp
	(Smail3.1.28.1 #9) id m0slwLE-000j1pC; Fri, 25 Aug 95 00:50 WET
Message-Id: 
Date: Fri, 25 Aug 95 00:50 WET
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: ruben@lava.net (Ruben M Sentana)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: ruben@lava.net
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 3334
Status: RO

Syalom & aloha (BTW, "Aloha" means welcome or goodbye in Hawai'ian.  
"Mahalo" means thank you),
Bro Noes wrote:
>Terima kasih banyak saudara Ruben. Tulisan2 bung saya senang baca
> Dan saya mau menambahi sedikit lagi dibawa.
Mahalo, bro Noes.  I feel the same here.  It's good to have a brother to 
whom we can share our ideas, don't you think?

>Noes Souisa:
>Di Efesus 5:1-21 Paulus menasihat Jemaat di Efesus dan sekitarnya 
>(sebab suratnya di salin dan di baca di jemaat lain2 juga). Di ayat pertama 
>dia menulis:
>"Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak yang kekasih..."
>Di Efesus 4:17-32 dia menulis dari manusia baru. Dan di bab 5 dia melangsung
>dengan contoh hidup kita yaitu Yesus Kristus. 
>Dan apa yang bung Ruben menulis itu benar. Hidup Kristus, kita tidak bisa hidup
>oleh kuasa diri sendiri. Tetapi Paulus menulis ini kepada mereka itu yang sudah
>menerimah Roh Tuhan. Dan Roh Tuhan sendiri yang bisa mengerjakan dalam
>batin hati kita sampai hidup Kristus ternyata dalam hidup kita sehari-hari.
>Sebab itu Paulus menekankan "hendaklah kamu penuh dengan Roh". Itu berarti 
>yang Roh Kudus harus berkuasa dalam hati kita.
>Dan Paulus membandingkan akibat "kepenuhan " alkohol dan kepenuhan Roh Kudus.
>Dua-dua adalah satu "process" yang  mengubah hidup manusia.
>Akibat "kepenuhan"  alkohol ada tertulis di Amsal 20:1:
>"Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang
>yang terhuyung huyung karenanya".
>dan di Amsal 23:29-30:
>"Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah?
>Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya?
>Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam, mereka yang datang
>mengecap anggur campuran."
>
>Sebaliknya kepenuhan Roh Kudus  mengubah kita menjadi serupa dengan
>gambar Yesus (2Korintus 3:18).

>From what I have read & understood, kepenuhan Roh Kudus is a part of the 
process of sanctification.  Proses penyucian/pemurnian itu tidak akan 
maju-maju sebelum kita sampai kepada titik dimana kita tidak bisa berbuat 
apa-apa (total surrender & total dependence to God).  Sebelum kita sampai 
kepada titik itu, kita akan terus berupaya dengan kekuatan sendiri untuk 
berbuah, which is impossible.  Seperti saya dahulu, sampai saya cape 
sendiri: Koq kehidupan Kristen yang dibilang akan membebaskan dan memberikan 
sukacita malah nyusahin banget?  Nah, disitu, kita sampai kepada titik 
dimana kkita hanya berpegang kepada kekuatan Tuhan yang mana telah berjanji 
kepada kita kalau Dia akan bekerja & menyucikan kita terus-menerus.  Disini, 
the sanctification process will grow, dan kepenuhan Roh Kudus adalah bagian 
dari penyucian itu.  Kepenuhan yang berarti hidup kita berserah kepada 
pimpinan Roh Kudus.

>Yours in Christ
>Noes Souisa
>
>............................................................................
>................................................
>"Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus 
>telah mati 
>untuk kita, ketika kita masih berdosa."
>
>                                                                             
>   Roma 5:8
>............................................................................
>................................................
>
//RMS                            I Peter 5:7
http://www.lava.net:80/~ruben


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Fri Aug 25 16:17 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id QAA00294; Fri, 25 Aug 1995 16:17:12 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 16:17:10 -0500; AA19628
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 16:04:56 -0500; AA19557
Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Fri, 25 Aug 95 16:04:54 -0500
Received: from asd03-17.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA16219
  (5.67b/IDA-1.5 for ); Fri, 25 Aug 1995 23:04:51 +0200
Message-Id: <199508252104.AA16219@xs1.xs4all.nl>
Date: Fri, 25 Aug 1995 23:04:51 +0200
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: noes@xs4all.nl (Unverified)
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 1813
Status: RO

Hi Ruben:

You wrote:
>>From what I have read & understood, kepenuhan Roh Kudus is a part of the 
>process of sanctification.  Proses penyucian/pemurnian itu tidak akan 
>maju-maju sebelum kita sampai kepada titik dimana kita tidak bisa berbuat 
>apa-apa (total surrender & total dependence to God).  Sebelum kita sampai 
>kepada titik itu, kita akan terus berupaya dengan kekuatan sendiri untuk 
>berbuah, which is impossible.

Noes Souisa:
I haven"t claim  that it is possible, thats why I wrote:
>A process consist of a (great)  number of successive events. These events 
do not
>always run smoothly.
>Selama kita ada dalam daging dan  hidup di dunia,  Kemurnian 
>dus juga Kepenuhan Roh Kudus sebagai "process" tidak jalan dengan gambang.
>Sebab itu gambaran Yesus hampir tidak kelihatan dalam kehidupan orang >percaya,

 Ruben Sentana:
  Seperti saya dahulu, sampai saya cape 
>sendiri: Koq kehidupan Kristen yang dibilang akan membebaskan dan memberikan 
>sukacita malah nyusahin banget? 

Noes Souisa:
Dibilang oleh siapa?  di Efesus  3:12 ada tertulis:
"Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus 
akan menderita aniaya."


>>
>//RMS                            I Peter 5:7
>http://www.lava.net:80/~ruben
>
>

Syalom & aloha 

 Vrede zij met u  tot ziens.
(Dutch for "peace with you and see you ")

Yours in Christ.
Noes Souisa

BTW .
You have a beautiful homepage.
............................................................................
...............
"Lalu Yesus berkata kepada murid-muridNya: "Setiap orang yang mau
mengikut Aku, ia harus menyangkai dirinya, memikul salibnya dan 
mengikut Aku"

                                                                     Matius 
16:24
............................................................................
..............


From owner-fica-net@cs.wisc.edu Sat Aug 26 00:43 CDT 1995
Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.12 CAE/8.6.10) with SMTP id AAA09108; Sat, 26 Aug 1995 00:43:00 -0500
Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Sat, 26 Aug 95 00:42:56 -0500; AA23114
Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Sat, 26 Aug 95 00:29:16 -0500; AA23073
Received: from malasada.lava.net by lucy.cs.wisc.edu; Sat, 26 Aug 95 00:29:14 -0500
Received: from dialup023.lava.net by malasada.lava.net with smtp
	(Smail3.1.28.1 #9) id m0smDns-000j0TC; Fri, 25 Aug 95 19:29 WET
Message-Id: 
Date: Fri, 25 Aug 95 19:29 WET
Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu
Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu
Precedence: bulk
From: ruben@lava.net (Ruben M Sentana)
To: Indonesia Christian Mailing List 
Subject: Re: Penumpangan tangan dan pemenuhan Roh Kudus.
Mime-Version: 1.0
X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu
X-Sender: ruben@lava.net
X-Mailer: 
X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Content-Length: 1596
Status: RO

Hallo mas Noes,
> Ruben Sentana:
>  Seperti saya dahulu, sampai saya cape 
>>sendiri: Koq kehidupan Kristen yang dibilang akan membebaskan dan memberikan 
>>sukacita malah nyusahin banget? 
>
>Noes Souisa:
>Dibilang oleh siapa?  di Efesus  3:12 ada tertulis:
>"Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus 
>akan menderita aniaya."
>
Ah, mas Noes in bisa saja.  Ayat diatas itu memang ditujukan kepada kita 
karena dunia menolak kita yang bukan dari dunia.  Jadi, kita akan mendapat 
tentangan dari dunia yang berupa aniaya dan penderitaan.  Maksud saya, 
sewaktu kita mengikuti Yesus, kita akan mendapat sukacita oleh karena berkat 
salvation yang tidak bisa diganti oleh apapun di dunia ini.  Jesus said that 
you shall know the truth and the truth shall set you free, bukan? (Yohanes 
8:32)  Jadi kehidupan Kristen adalah kehidupan yang membebaskan kita dari 
belenggu dosa dan memberikan kita sukacita damai sejahtera oleh karena 
kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.  Tapi sewaktu saya ikut Tuhan 
Yesus dulu, saya coba-coba berbuah dengan kekuatan sendiri, yaitu supaya 
kelihatan suci di depan orang dan berlaku alim dan bukan berdasarkan 
kemerdekaan, sukacita damai sejahtera yang Yesus sudah berikan kepada kita.  
Sekarang saya sudah "fed up" dengan kehidupan munafik seperti itu dan saya 
hanya bergantung kepada kekuatan Tuhan yang terus memurnikan kita lewat 
pekerjaan Roh Kudus.  Begitu lho mas, jadi jangan langsung kaget kaya gitu.  
Kita jadi sempet ikut-ikutan kaget.

//RMS                           I Peter 5:7
http://www.lava.net:80/~ruben