From owner-fica-net@cs.wisc.edu Sat Jul 29 21:13:50 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id VAA11588; Sat, 29 Jul 1995 21:13:30 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Sat, 29 Jul 95 21:12:03 -0500; AA19078 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Sat, 29 Jul 95 21:10:20 -0500; AA19045 Received: from expert.cc.purdue.edu by lucy.cs.wisc.edu; Sat, 29 Jul 95 21:10:18 -0500 Received: (from leorijad@localhost) by expert.cc.purdue.edu (8.6.10/8.6.12) id VAA14206 for fica-net@cs.wisc.edu; Sat, 29 Jul 1995 21:10:16 -0500 Message-Id: <199507300210.VAA14206@expert.cc.purdue.edu> Date: Sat, 29 Jul 1995 21:10:16 -0500 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: "Leo K. J. Rijadi" To: Indonesia Christian Mailing List Subject: pandangan CS Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Kepada bung Himawan dan semua kawan-kawan di FicaNet. Pengertian tentang arti "keselamatan" dan "Yesus Sang Juru Selamat" memang berat. Saya juga sering kali harus "strugle with myself" untuk bisa mengerti. C. S. Lewis sering dinobatkan sebagai "the most original Christian writer in this century". Kata-kata dari buku-bukunya sering dikutip oleh banyak penulis-penulis Kristen zaman sekarang. Dalam bukunya "The Cronicles of Narnia" (book 1 to 7), Lewis menceritakan tentang bagaimana figur Yesus itu mencipta, berkorban, menyelamatkan, dan menyertai ciptaanNya sampai akhir dunia. Pada akhir dunia, Kerajaan Tuhan itu datang. Dalam buku ke-7 "The Last Battle", diceritakan tentang adanya "false prophets", dan tentang seorang perwira yang berwatak baik dan suci, yang sepanjang umur hidupnya berusaha melayani Tash (the Devil) di-"justified" oleh Aslan (figur Yesus) sebagai righteous. Meskipun selama hidupnya si perwira tidak mengenal Aslan, dan mengira bahwa semua perbuatan baiknya itu dipersembahkan kepada Tash, pada akhirnya Aslan mengatakan bahwa sesungguhnya semua perbuatan baik si perwira telah dipersembahkan kepada Aslan. Cerita tadi menekankan bahwa adalah mungkin bagi seseorang yang tidak mengenal Yesus "by name", tetapi mengenal Yesus "by heart" di- "justified as righteous" pada akhir zaman. > Dia menyebut Jesus-my Savior tetapi mengatakan semua > orang (apapun agamanya akan masuk surga - atau selamat). > Mengertikah sebenarnya dia arti "keselamatan" ? Tahukah dia > mengapa Yesus dipanggil sebagai "Savior" ? > Jadi untuk apa Tuhan Yesus datang ke dunia dan mati di salib > bila toh akhirnya semua yang percaya atau tidak akan selamat ? > > Saya merasa "iba dan sedih" melihat orang-orang banyak disesatkan > oleh ajaran-ajaran yang sama sekali bertentangan dengan Firman > Allah ! > FirmanNya jelas-jelas menegaskan tentang : > * Adanya hari penghakiman dan setiap orang akan menerima sesuai > dengan perbuatannya. > * Yesuslah satu-satunya nama yang diberikan di bawah kolong > langit ini, sedemikian hingga "hanya" setiap yang percaya > dan menerimaNya sebagai Juru Selamat berhak memperoleh hidup > yang kekal ! > > Salam, > C. Himawan Saya tidak setuju dengan ajaran Mormon (that's for sure!). Dan pandangan C. S. Lewis patut dijadikan bahan renungan untuk kita semua. Salam, -Leo- From owner-fica-net@cs.wisc.edu Sun Jul 30 15:41:10 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id PAA27627; Sun, 30 Jul 1995 15:40:56 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Sun, 30 Jul 95 15:39:14 -0500; AA28452 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Sun, 30 Jul 95 15:31:30 -0500; AA28421 Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Sun, 30 Jul 95 15:31:27 -0500 Received: from asd03-27.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA14570 (5.67b/IDA-1.5 for ); Sun, 30 Jul 1995 22:31:41 +0200 Message-Id: <199507302031.AA14570@xs1.xs4all.nl> Date: Sun, 30 Jul 1995 22:31:41 +0200 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa) To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: pandangan CS Lewis Mime-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset="us-ascii" X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Sender: noes@xs4all.nl X-Mailer: X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Saudara saudari yang kekasih, Pada hari sabtu yang lalu Leo K. J Rijadi menulis: >Kepada bung Himawan dan semua kawan-kawan di FicaNet. > >Pengertian tentang arti "keselamatan" dan "Yesus Sang Juru Selamat" >memang berat. Saya juga sering kali harus "strugle with myself" untuk >bisa mengerti. > >C. S. Lewis sering dinobatkan sebagai "the most original Christian >writer in this century". Kata-kata dari buku-bukunya sering dikutip >oleh banyak penulis-penulis Kristen zaman sekarang. > >Dalam bukunya "The Cronicles of Narnia" (book 1 to 7), Lewis menceritakan >tentang bagaimana figur Yesus itu mencipta, berkorban, menyelamatkan, dan >menyertai ciptaanNya sampai akhir dunia. Pada akhir dunia, Kerajaan Tuhan >itu datang. Dalam buku ke-7 "The Last Battle", diceritakan tentang >adanya "false prophets", dan tentang seorang perwira yang berwatak baik >dan suci, yang sepanjang umur hidupnya berusaha melayani Tash (the Devil) >di-"justified" oleh Aslan (figur Yesus) sebagai righteous. Meskipun >selama hidupnya si perwira tidak mengenal Aslan, dan mengira bahwa semua >perbuatan baiknya itu dipersembahkan kepada Tash, pada akhirnya Aslan >mengatakan bahwa sesungguhnya semua perbuatan baik si perwira telah >dipersembahkan kepada Aslan. > >Cerita tadi menekankan bahwa adalah mungkin bagi seseorang yang tidak >mengenal Yesus "by name", tetapi mengenal Yesus "by heart" di- >"justified as righteous" pada akhir zaman. > Mereka yang knowing Yesus "by heart" dapat di bagikan dalam tiga golangan. 1.Mereka yang belum pernah dengar firman Yesus Kristus (seperti perwira dalam cerita di atas). 2.Yang sudah mendengar injil tetapi mereka itu tidak menerimah Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi. 3.Dan mereka yang sudah menerimah Yesus sabagai juruselamat dan yang hidup menurut kehendak Tuhan. ad 1. Pada manusia-manusia yang tidak mengenal Tuhan Allah dan belum pernah mendengar Injil Yesus Kristus mereka itu bisa mengenal Tuhan Allah dari ciptanNya dan KaryaNya (Roma 1:20). Atau mereka itu diselamatkan atau tidak itu urusan Tuhan Allah. Tugas kita sebagai orang percaya itulah membritakan firman kepada seluruh dunia. Sebab ada tertulis: Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Roma 10:17). ad 2. Kalau Bung Leo bermaksud dengan knowing Yesus "by heart" yang mereka itu diselamatkan karena kehidupan mereka itu suci. Pengajaran itu bersalahan dengan inti Injil Tuhan Yesus. Kita orang diselamatkan kalau kita bertobat dan berbalik dan sudah menerimah Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi.(Kisah Para Rasul 3:19, 16:31 dan Yohanes 14:6) Dalam topic gereja Mormom, sudah ternyata yang pengajaran mereka berlainan dengan firman Tuhan (baca mail Andre Chandra dan mail bung Himawan) Saya mau tambah satu ujian. Dalam Alikitab ada tertulis (Amsal 30: 5 dan 6) Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung padaNya. Jangan menambahi firmanNya, supaya engkau tidak ditegurNya dan dianggap pendusta. ( baca juga Wahyu 22: 18 dan 19). Gereja Mormon menambah firman Tuhan dengan book of mormon. ad 3: Benar sekali C.S Lewis seorang yang paling pandai tetapi pada orang Kristen hanya Firman Tuhan yang menjadi pedoman dalam hidupnya sehari-hari di dunia ini. Pandangan saya knowing Yesus "by name" dan "by heart" tidak bertentangan sebab ada tertulis dalam Alkitab: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, kamu akan diselamatkan. (Rum 10:9) Dengan kata lain, asumsi mengenal Yesus "by heart" itulah mengenal Yesus "by name" Firman Tuhan mengatakan: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang dibrikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.( Kisah Para-Rasul 4:12). In Christ, Noes Souisa. From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 03:01:29 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id DAA07769; Wed, 2 Aug 1995 03:01:26 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 03:01:19 -0500; AA26339 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 02:56:24 -0500; AA26276 Received: from homer18.u.washington.edu by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 02:56:22 -0500 Received: by homer18.u.washington.edu (5.65+UW95.07/UW-NDC Revision: 2.33 ) id AA43042; Wed, 2 Aug 95 00:56:21 -0700 Message-Id: Date: Wed, 2 Aug 1995 00:56:21 -0700 (PDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: "'In Austin TX' Andre Chandra" To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: pandangan CS Lewis In-Reply-To: <199507300210.VAA14206@expert.cc.purdue.edu> Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Sender: andrec@homer18.u.washington.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO > Cerita tadi menekankan bahwa adalah mungkin bagi seseorang yang tidak > mengenal Yesus "by name", tetapi mengenal Yesus "by heart" di- > "justified as righteous" pada akhir zaman. Saya pernah mendengar discussion mengenai topik ini, dan saya dengar kalau hal ini bisa berlaku untuk mereka yang SAMA SEKALI belum pernah mendengar Injil keselamatan. Contoh: orang2 di pedalaman Irian, apa yang akan terjadi dengan mereka kalau mereka meninggal? Tapi perlu diingat bahwa cuma Tuhan yang berhak menghakimi, jadi sebagai anak2 Tuhan yang baik, seperti yang Sdr. Kie Eng tekankan, kita harus juga menjadi berkat buat bangsa2 lain dan buat mereka2 yang belum pernah mendengar Injil Kristus. (Jangan salah paham, bukan berarti kita semua harus jadi misionaris... believe it or not, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mereka tanpa jadi misionaris...) Bagi mereka yang pernah mendengar akan Yesus, namun tidak percaya, ia menolak Yesus sebagai Juruselamat. Dan Yesus sendiri berkata bahwa tidak ada satupun yang bisa sampai ke Allah Bapa tanpa Ia. > > Dia menyebut Jesus-my Savior tetapi mengatakan semua > > orang (apapun agamanya akan masuk surga - atau selamat). > > Mengertikah sebenarnya dia arti "keselamatan" ? Tahukah dia > > mengapa Yesus dipanggil sebagai "Savior" ? > > Jadi untuk apa Tuhan Yesus datang ke dunia dan mati di salib > > bila toh akhirnya semua yang percaya atau tidak akan selamat ? You can't just say 'I love Jesus, nothing else really matters,' because the kind of Jesus you believe in is just as important as Jesus Himself. Mormons believe in a certain kind of Jesus, so do the Jehovah Witnesses, the Jewish, and even Moslems. We as Christians believe in a different kind of Jesus. Apparently this writer has a unique belief in her Jesus. 4 Him, Andre From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 07:43:54 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id HAA10575; Wed, 2 Aug 1995 07:43:52 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 07:43:46 -0500; AA00444 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 07:35:31 -0500; AA00385 Received: from vms3.macc.wisc.edu by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 07:35:29 -0500 Received: from UCBEH by WISCMACC.BitNet; Wed, 02 Aug 95 07:35 CDT Received: from UCBEH.SAN.UC.EDU by UCBEH.SAN.UC.EDU (PMDF V5.0-4 #7238) id <01HTLAIHTCMO8X1HZG@UCBEH.SAN.UC.EDU> for fica-net@cs.wisc.edu; Wed, 02 Aug 1995 08:34:40 -0500 (EST) Message-Id: <01HTLAT10BTK8X1HZG@UCBEH.SAN.UC.EDU> Date: Wed, 02 Aug 1995 08:32:31 -0500 (EST) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: SAGRADML@UCBEH.SAN.UC.EDU To: Indonesia Christian Mailing List Subject: CS Lewis Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; CHARSET=US-ASCII Content-Transfer-Encoding: 7BIT X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Ada satu buku CS Lewis yang agak lucu berjudul "The Screwtape Letter". Saya tidak bilang lucu tapi "agak lucu" soalnya Lewis mencoba mengambil persona satan dalam usahanya menjatuhkan manusia. Coba deh. Maricar From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 13:09:20 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id NAA24129; Wed, 2 Aug 1995 13:09:18 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 13:09:12 -0500; AA04455 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 13:07:44 -0500; AA04429 Received: from a.cs.okstate.edu by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 13:07:41 -0500 Message-Id: <9508021807.AA14413@lucy.cs.wisc.edu> Date: Wed, 2 Aug 95 13:05:23 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: PURBA EDWARD To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Saya ingin ikutan diskusi tentang pandangan Lewis bahwa ada kemungkinan orang yang tidak mengenal Yesus masuk kerajaan Sorga. Pertama yang harus saya katakan bahwa Lewis adalah penulis buku-buku Kristen yang sangat aktif. Dia dikategorikan se- bagai orang besar dalam bidang teologi, bahkan ada yang me- nyetarakannya seperti Karl Barth. Barangkali kita harus hati-hati saat membaca bukunya, karena salah mengerti bisa membawa kita kepada sebuah kesimpulan yang keliru tentang apa arti yang tersirat dari isi buku-buku yang ia tulis. Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- ngan Tuhan. Maaf kawan-kawan, Alkitab saya sudah saya kirim ke Indonesia jadi saya tidak bisa mengutip ayat Alkitab yang tepat untuk mendukung pernyataan saya berikut ini: 1. Bahwa mereka yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat memiliki jaminan penuh untuk menjadi warga kerajaan Sorga. 2. Bahwa mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat, akan mati dalam dosanya. Anda bisa mencari ayat Alkitab yang isinya kira-kira menyebutkan kedua ayat yang saya kutipkan diatas. Pemahaman saya akan kedua hal yang saya sebut diatas adalah sbb : 1. Keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan bukan usaha manusia. Dengan demikian, usaha dan kerja keras saja tidak cukup untuk bisa diselamatkan. 2. Mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat akan mati dalam dosanya. Pertanyaannya sekarang adalah :"Adakah manusia yang hidup didunia ini yang sampai mati tetapi tetap tidak berdosa?!....." Saya kira jawabannya adalah :"Ada.", yaitu mereka yang mati saat baru dilahirkan atau mereka yang mati saat masih kecil dan belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Kita tentu masih ingat bukan bahwa saat Adam dan Hawa belum ja- tuh kedalam dosa, mereka tidak memiliki pengetahuan akan yang baik dan yang jahat. 3. Berdasarkan 1 dan 2, maka menjadi kristen (pengikut Kristus) adalah sebuah jaminan (syarat cukup dan perlu) untuk menjadi warga kera- jaan sorga. Bagaimana dengan yang bukan kristen?!....Itu urusan Tuhan, sebab jaminannya sama sekali tidak ada (point 2). Karena kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sudah mengetahui perbuatan baik dan buruk bisa lepas dari dosa, maka cara yang terbaik menu- rut pendapat saya adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat. Mengapa Yesus meminta kita memberitahukan berita suka cita akan anugerah keselamatan itu kepada semua orang?!.....Agar banyak orang yang tidak binasa, mbak nonton pertunjukan, dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, ticket masuk ada ditangan kita.. Demikianlah untuk sementara ini pendapat saya. Salam. Edward Purba From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 14:24:44 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id OAA27099; Wed, 2 Aug 1995 14:24:42 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 14:24:36 -0500; AA05092 Received: from sun7.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 14:14:50 -0500; AA04993 Received: by sun7.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 14:14:49 -0500 Message-Id: Date: Wed, 2 Aug 1995 14:14:49 -0500 (CDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Edwin Sutanto To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: <9508021807.AA14413@lucy.cs.wisc.edu> Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII X-To: fica-net X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO On Wed, 2 Aug 1995, PURBA EDWARD wrote: > Saya ingin ikutan diskusi tentang pandangan Lewis bahwa ada > kemungkinan orang yang tidak mengenal Yesus masuk kerajaan > Sorga. > Pertama yang harus saya katakan bahwa Lewis adalah penulis > buku-buku Kristen yang sangat aktif. Dia dikategorikan se- > bagai orang besar dalam bidang teologi, bahkan ada yang me- > nyetarakannya seperti Karl Barth. Barangkali kita harus > hati-hati saat membaca bukunya, karena salah mengerti bisa > membawa kita kepada sebuah kesimpulan yang keliru tentang > apa arti yang tersirat dari isi buku-buku yang ia tulis. > > Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > ngan Tuhan. > > Sedikit ikut nimbrung mengenai "kemungkinan" di atas, kalau saya membaca ayat-ayat di bawah ini, kelihatannya Tuhan kita yang Maha Adil tidak akan menggunakan standard yang sama dalam menghakimi mereka yang belum pernah mengenal Injil Kristus, tetapi ini bukanlah alasan untuk tidak memberitakan Injil, karena standard yang pasti adalah yang seperti Bang Edward tuliskan di email sebelumnya. Rm 2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. Rm 2:13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. Rm 2:14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. Rm 2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Rm 2:16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberikan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. In Christ, Edwin PS: thanks to Paroki's Alkitab Server From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 16:53:38 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id QAA03153; Wed, 2 Aug 1995 16:53:36 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 16:53:30 -0500; AA06721 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 16:43:33 -0500; AA06608 Received: from serv0.cae.wisc.edu by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 16:43:31 -0500 Received: from milk.engr.wisc.edu (sianipar@milk.engr.wisc.edu [144.92.12.81]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with ESMTP id QAA02773 for ; Wed, 2 Aug 1995 16:43:29 -0500 Received: (sianipar@localhost) by milk.engr.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.9) id QAA21443 for fica-net@cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 1995 16:43:28 -0500 Message-Id: <199508022143.QAA21443@milk.engr.wisc.edu> Date: Wed, 02 Aug 1995 16:43:28 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Andri L Sianipar To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: ; from "Edwin Sutanto" at Aug 2, 95 2:14 pm X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Mailer: Elm [revision: 109.14] X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Salam semuanya, Lae EPU : > > Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat > > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > > ngan Tuhan. Edwin : > > Sedikit ikut nimbrung mengenai "kemungkinan" di atas, kalau saya membaca > ayat-ayat di bawah ini, kelihatannya Tuhan kita yang Maha Adil tidak akan > menggunakan standard yang sama dalam menghakimi mereka yang belum pernah > mengenal Injil Kristus, tetapi ini bukanlah alasan untuk tidak > memberitakan Injil, karena standard yang pasti adalah yang seperti Bang > Edward tuliskan di email sebelumnya. Saya hanya ingin bertanya sedikit saja. Dalam John 14 : 6, tertulis(NIV): " Jesus answered, 'I am the way and the truth and the life. No one comes to the Father except through me.' " Pertanyaan saya, bukankah apa yg Lae EPU tulis di atas, mengenai 'kemung- kinan' tersebut, bertentangan dengan ayat di atas? Saya yakin kita se- mua tahu dan percaya bahwa Allah kita adalah Allah yang tetap dan tidak berubah sepanjang masa. Dan oleh karena itu pulalah saya tetap yakin bahwa tanpa melalui Kristus, tidak ada manusia yang dapat sampai kepada Bapa(di surga). Saya juga berpendapat bahwa tujuan utama bagi kita untuk memberitakan injil adalah agar manusia2x lainnya yang belum percaya pada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat satu2xnya, dapat diselamatkan. Dan karena itu juga saya amat mengagumi missionari2x yg rela mengorbankan semua yg ia miliki, mau pergi ke manapun, dan menyebarkan kabar baik di daerah2x yg mungkin sama sekali asing bagi dia(baik kebudayaan dll). Kembali ke pertanyaan saya lagi, bagaimana pendapat teman2x lainnya? I'm open for correction for the truth. dalam kasih Kristus, -- ********************************************************* * alss (Andri L. Sianipar) CAE Consultant Trainee * * sianipar@cae.wisc.edu * * 'Best way to reach me is through e-mail :-)' * * * * John 8 : 32 * * " Then you will know the truth and the truth will set * * you free. " * ********************************************************* From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 17:38:39 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id RAA05935; Wed, 2 Aug 1995 17:38:37 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 17:38:31 -0500; AA07453 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 17:28:08 -0500; AA07269 Received: from a.cs.okstate.edu by lucy.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 17:28:06 -0500 Message-Id: <9508022228.AA19528@lucy.cs.wisc.edu> Date: Wed, 2 Aug 95 17:26:10 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: PURBA EDWARD To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan Cs Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Lae EPU : > > Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat > > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > > ngan Tuhan. | " Jesus answered, 'I am the way and the truth and the life. | No one comes to the Father except through me.' " |Pertanyaan saya, bukankah apa yg Lae EPU tulis di atas, mengenai 'kemung- |kinan' tersebut, bertentangan dengan ayat di atas? Saya yakin kita se- |mua tahu dan percaya bahwa Allah kita adalah Allah yang tetap dan tidak |berubah sepanjang masa. Dan oleh karena itu pulalah saya tetap yakin |bahwa tanpa melalui Kristus, tidak ada manusia yang dapat sampai kepada |Bapa(di surga). Kalau dibaca secara keseluruhan tulisan saya, maka intinya akan mengatakan bahwa tak ada yang sampai kerajaan sorga kalau bukan melalui Kristus. Mungkin bisa saya jelaskan lagi sbb: 1. Tak ada seorang manusia yang telah mengenal perbuatan yang baik dan buruk bisa lepas dari dosa. Implikasi pernyataan ini adalah bahwa semua manusia yang telah mengetahui perbuatan yang baik dan buruk tidak akan masuk kerajaan Allah. 2. Kalau manusia yang tidak bisa luput dari Dosa itu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, maka dosa-dosa itu dengan begitu saja diampuni. Implikasinya, pengikut Kristus adalah mereka yang dosa-dosanya telah diampuni, telah ditebus. Dus, kerajaan sorga terbuka lebar bagi mereka dengan ucapan penyambutan "Welcome!" 3. Tak ada yang sampai kepada Bapa kalau bukan melalui aku, itu bisa mempunyai arti bahwa Yesus bisa saja memilih orang untuk masuk kerajaan Allah. Ambillah misalnya, memilih mereka yang mati semasih bayi dan belum mengerti apa-apa. Atau memilih me- reka yang mati dan belum pernah mendengarkan sama sekali berita kesukaan yang melalui injil itu. Semuanya tergantung Yesus. Namun harus diingat, tidak ada jaminan bahwa Yesus pasti memilih mereka, namun ada jaminan bahwa kita akan masuk kerajaan Allah kalau kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat. Ceritanya mirip seperti menonton pertandingan tennis Wimbledon. Mereka yang punya karcis boleh menonton pertunjukkan, tetapi mereka yang tidak punya karcis, bisa diijinkan nonton dan bisa tidak. Yang diijinkan misalnya adalah karena panitia pertandi- ngan menganggap orang bersangkutan penting (anggota Kerajaan Inggris misalnya), atau ada hubungan yang sangat erat antara ketua panitia dengan orang bersangkutan. Dengan demikian, tidak ada yang disalahi dari ayat-ayat yang dikutip diatas. It depends on Him!......Urusan kita adalah bahwa kita bisa menjual karcis masuk itu kepada orang lain, agar mere- kapun dapat menyaksikan pertandingan yang diperagakan di keraja- an Allah itu. Nah, kita ini adalah agen-agen penjual karcis masuk ke kerajaan Allah tersebut. Kabar baiknya adalah bahwa karcis yang akan kita jual itu tidak mengenal istilah "Sold out!..", sebab tempatnya memang tidak terbatas. You can sell them at anytime, and remember, they are unlimited!........ Adakah agen menyarankan orang untuk tidak membeli karcis yang akan dijualnya?!...Tentu tidak bukan!....... Salam. Edward Purba From owner-fica-net@cs.wisc.edu Wed Aug 2 18:33:35 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id SAA07709; Wed, 2 Aug 1995 18:33:32 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 18:33:26 -0500; AA07946 Received: from sun8.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 18:28:43 -0500; AA07892 Received: by sun8.cs.wisc.edu; Wed, 2 Aug 95 18:28:42 -0500 Message-Id: Date: Wed, 2 Aug 1995 18:28:41 -0500 (CDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Edwin Sutanto To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: <199508022143.QAA21443@milk.engr.wisc.edu> Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII X-To: fica-net X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO On Wed, 2 Aug 1995, Andri L Sianipar wrote: > Salam semuanya, > > Lae EPU : > > > Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat > > > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > > > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > > > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > > > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > > > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > > > ngan Tuhan. > > Edwin : > > > > Sedikit ikut nimbrung mengenai "kemungkinan" di atas, kalau saya membaca > > ayat-ayat di bawah ini, kelihatannya Tuhan kita yang Maha Adil tidak akan > > menggunakan standard yang sama dalam menghakimi mereka yang belum pernah > > mengenal Injil Kristus, tetapi ini bukanlah alasan untuk tidak > > memberitakan Injil, karena standard yang pasti adalah yang seperti Bang > > Edward tuliskan di email sebelumnya. > > Saya hanya ingin bertanya sedikit saja. Dalam John 14 : 6, tertulis(NIV): > > " Jesus answered, 'I am the way and the truth and the life. > No one comes to the Father except through me.' " > > Pertanyaan saya, bukankah apa yg Lae EPU tulis di atas, mengenai 'kemung- > kinan' tersebut, bertentangan dengan ayat di atas? Saya yakin kita se- > mua tahu dan percaya bahwa Allah kita adalah Allah yang tetap dan tidak > berubah sepanjang masa. Dan oleh karena itu pulalah saya tetap yakin > bahwa tanpa melalui Kristus, tidak ada manusia yang dapat sampai kepada > Bapa(di surga). > > Saya juga berpendapat bahwa tujuan utama bagi kita untuk memberitakan injil > adalah agar manusia2x lainnya yang belum percaya pada Tuhan Yesus sebagai > Juru Selamat satu2xnya, dapat diselamatkan. Dan karena itu juga saya amat > mengagumi missionari2x yg rela mengorbankan semua yg ia miliki, mau pergi > ke manapun, dan menyebarkan kabar baik di daerah2x yg mungkin sama sekali > asing bagi dia(baik kebudayaan dll). > > Kembali ke pertanyaan saya lagi, bagaimana pendapat teman2x lainnya? > I'm open for correction for the truth. > > dalam kasih Kristus, > -- saya mau kasih komentar singkat saja karena sudah mau makan malam ? di kitab Roma tsb dikatakan .... APABILA bangsa-bangsa lain ....., bisakah suatu bangsa menemukan kebenaran Allah dengan sendirinya, kalaupun bisa saya rasa kemungkinannya kecil sekali, karena itu pemberitaan Injil penting sekali. Edwin From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 09:38:50 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id JAA01201; Thu, 3 Aug 1995 09:38:47 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 09:38:33 -0500; AA15013 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 09:34:42 -0500; AA14905 Received: from beauty.magnus.acs.ohio-state.edu by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 09:34:40 -0500 Received: by beauty.magnus.acs.ohio-state.edu (8.6.10/4.940426) id KAA21405; Thu, 3 Aug 1995 10:34:38 -0400 Message-Id: <199508031434.KAA21405@beauty.magnus.acs.ohio-state.edu> Date: Thu, 3 Aug 1995 10:34:37 -0400 (EDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Yohannes Somawiharja To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: from "Edwin Sutanto" at Aug 2, 95 02:14:49 pm Mime-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII Content-Transfer-Encoding: 7bit X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Cc: ysomawih@magnus.acs.ohio-state.edu (Yohannes Somawiharja) X-Mailer: ELM [version 2.4 PL23] X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Salam. Buat rekan-rekan yang sedang ramai diskusi soal keselamatan, ada beberapa buku menarik bagi yang berminat soal itu: 1. RC Sproul, Reason to Believe.(penerbitnya saya lupa) 2. Ronald Nash, Is Jesus the only way ?. Zondervan 3. (pengarangnya saya lupa)How about those who have never heard ? InterVarsity Press Ketiga buku itu akan dapat memperkaya pemikiran kita tentang topik diskusi. ------ In Xp, Yo. From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 11:10:14 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id LAA05866; Thu, 3 Aug 1995 11:10:08 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:10:00 -0500; AA16481 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:03:04 -0500; AA16429 Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:03:01 -0500 Received: from asd05-04.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA08910 (5.67b/IDA-1.5 for ); Thu, 3 Aug 1995 18:02:48 +0200 Message-Id: <199508031602.AA08910@xs1.xs4all.nl> Date: Thu, 3 Aug 1995 18:02:48 +0200 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa) To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis. Mime-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset="us-ascii" X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Sender: noes@xs4all.nl X-Mailer: X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Pada 2 augustus Purba Edward menulis: > Saya ingin ikutan diskusi tentang pandangan Lewis bahwa ada > kemungkinan orang yang tidak mengenal Yesus masuk kerajaan > Sorga. > Pertama yang harus saya katakan bahwa Lewis adalah penulis > buku-buku Kristen yang sangat aktif. Dia dikategorikan se- > bagai orang besar dalam bidang teologi, bahkan ada yang me- > nyetarakannya seperti Karl Barth. Barangkali kita harus > hati-hati saat membaca bukunya, karena salah mengerti bisa > membawa kita kepada sebuah kesimpulan yang keliru tentang > apa arti yang tersirat dari isi buku-buku yang ia tulis. Noes Souisa: C.S Lewis (1898-1963) adalah seorang ahli filsafat dan kesusasteraan (Inggeris) dia bukan berahli teologi. Beliau bisa dibandingkan dia dr. Francis Schaeffer dan dr Wilder- Smith. Ini tiga orang apologet2 yang terkenal sekali dalam abad ke 20. Biarpun dia bukan orang teologi selaku ahli kesusasteraan dia sudah men- geritik teologi modern (Bultman). Kutipan dari: "Miracles" (1947) "Nothing could be more unhistorical than to pick out selected sayings of Christ from the gospels and to regard those as the datum and the rest of the New Testament as a construction upon it. The first fact in the history of Christendom is a number of people who say the have seen the Resurrection. If he had died without making anyone else believe this 'gospel' no gospels would ever have been written." Purba Edward: > > Hal kedua yang ingin saya komentari adalah bahwa saya sangat > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > ngan Tuhan. Noes Souisa: Dimana betul beliau C.S Lewis mengatakan ini???? Chronicles of Narnia was ment for children you can't used these books as a Bible studybook. Dan hati-hati dengan interpretasi karena itu semua subyektif. Lebih baik kita merenungkan firman Tuhan. Purba Edward: > Maaf kawan-kawan, Alkitab saya sudah saya kirim ke Indonesia > jadi saya tidak bisa mengutip ayat Alkitab yang tepat untuk > mendukung pernyataan saya berikut ini: > > 1. Bahwa mereka yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat > memiliki jaminan penuh untuk menjadi warga kerajaan Sorga. Noes Souisa: Saya tidak setuju dengan tangapan bung Edward: Di dunia ini kita selaku milik Kristus adalah orang pendatang dan perantau (1 Petrus 2:11a). Pengikut Kristus walaupun ada hidup di dunia SUDAH kewargaan sorga: "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. (Filipi 3:20) Tandah kewargaan itulah Roh Kudus yang kita dapat jika kita menerimah Jesus Kristus sebagai Juru Selamat. Di Efesus 1:13,14 ada tertulis: "Di dalam Dia kamu juga -karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimetraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikanNya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan milik Allah, untuk memuji kemuliaanNya." Ini aspek dari Roh Kudus bisah di bandingkan dengan satu paspor dan satu tanda yang kita sudah menjadi milik Kristus. (Baca juga (Roma 8:9b). > 2. Bahwa mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan > dan Juruslamat, akan mati dalam dosanya. Noes Souisa: Saya setuju. Purba Edward: > > Anda bisa mencari ayat Alkitab yang isinya kira-kira menyebutkan > kedua ayat yang saya kutipkan diatas. Pemahaman saya akan kedua > hal yang saya sebut diatas adalah sbb : > > 1. Keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan bukan usaha manusia. > Dengan demikian, usaha dan kerja keras saja tidak cukup untuk > bisa diselamatkan. Noes Souisa: That's right: " Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.(Roma 3:20). Purba Edward: > 2. Mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat > akan mati dalam dosanya. Pertanyaannya sekarang adalah :"Adakah > manusia yang hidup didunia ini yang sampai mati tetapi tetap > tidak berdosa?!....." > Saya kira jawabannya adalah :"Ada.", yaitu mereka yang mati saat > baru dilahirkan atau mereka yang mati saat masih kecil dan belum > tahu mana yang baik dan mana yang buruk. > Kita tentu masih ingat bukan bahwa saat Adam dan Hawa belum ja- > tuh kedalam dosa, mereka tidak memiliki pengetahuan akan yang > baik dan yang jahat. Noes Souisa: Dengan tangapan ini saya tidak setuju. *Pertama. Roma 3:23: "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." Di sini ada tulis semua orang. (Dan baca juga Roma 3:9-20) *Dan kedua. Jika kita lahir kita sudah ada di bawah kuasa dosa sebab kita semua keturunan Adam dan Hawa: Di Mazmur 51:7 adalah tertulis: "Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku." Purba Edward: > 3. Berdasarkan 1 dan 2, maka menjadi kristen (pengikut Kristus) adalah > sebuah jaminan (syarat cukup dan perlu) untuk menjadi warga kera- > jaan sorga. Noes Souisa Titik 1 benar dan cukup. Purba Edward: > Bagaimana dengan yang bukan kristen?!....Itu urusan > Tuhan, sebab jaminannya sama sekali tidak ada (point 2). Karena > kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sudah mengetahui perbuatan > baik dan buruk bisa lepas dari dosa, maka cara yang terbaik menu- > rut pendapat saya adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat Pada 2 Agustus Edward Purba menambah: > 1. Tak ada seorang manusia yang telah mengenal perbuatan yang baik > dan buruk bisa lepas dari dosa. Implikasi pernyataan ini adalah > bahwa semua manusia yang telah mengetahui perbuatan yang baik > dan buruk tidak akan masuk kerajaan Allah. > > dll sudah deleted Noes Souisa. Saya mau tambah sedikit lagi: Kita selaku orang percaya jangan terlalu cepat menarik kesimpulan memakai logika munusia2 atau oleh dorongan emosi. De Roma 12:3b: "Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kami pikikkan". Atau mereka yang belum pernah dengar Injil Yesus Kristus di selamatkan atau tidak itu bukan urusan kita. Itu urusan Tuhan Allah. Pengatahuan kita tidak sempurna (1 Korintus 13:12). Kesimpulan saya: Solah Scriptura. Yours in Christ. Noes Souisa P.S A Man can't be always defending the thruth; there must be a time to feed on it. C.S Lewis, Reflection on the Psalms. Bung Edwards jangan lupah belih Alkitab baruh ;-)) From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 11:20:35 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id LAA06437; Thu, 3 Aug 1995 11:20:32 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:20:20 -0500; AA16618 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:15:46 -0500; AA16568 Received: from serv0.cae.wisc.edu by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 11:15:44 -0500 Received: from hp-13.cae.wisc.edu (sutanto@hp-13.cae.wisc.edu [144.92.4.44]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with ESMTP id LAA06115 for ; Thu, 3 Aug 1995 11:15:42 -0500 Received: (sutanto@localhost) by hp-13.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.9) id LAA05237 for fica-net@cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 1995 11:15:27 -0500 Message-Id: <199508031615.LAA05237@hp-13.cae.wisc.edu> Date: Thu, 03 Aug 1995 11:15:27 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Edwin Risaldi Sutanto To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu (fica-net) X-Mailer: Elm [revision: 109.14] X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Hi, this is a material I took from the book "A Ready DEFENSE" What About Those Who Have Never Heard the Gospel? The Bible is very clear the no on can come to God except through Jesus Christ. Jesus ssaid, "No one comest to the Fathre except through Me" (John 14:6,MLB). The only basis for forgiveness of sin and lifre everlasting is the way made by Jesus. many people think this implies that those who have never heard about Jesus automatically will be damned. However, we do not know this is the case. Although Scriptures never explicitly teach that someone who has never heard of Jesus can be saved, we do believe that it infers this. We do believe that every persoin will have an oppurtunity to repent, and taht God will not exclude anyone because he happpened to be born at the wrong place pr at the wrong time. Jesus said,"If any man will do His will, he shall knoof the doctrine, whether it be of Gof, or whether I speak of myself"(John 7:17,KJV) The Bible also reveals that no one has any excuse: For what can be known about God is plain to them, because God has shown it to them. Ever since the creation of the world His invisible nature, namely His eternal power and deity, has been clearly perceived in the things that have been made. So they are without excuse (Romans 1:19,20, RSV) It is a fact that all of mankind can tell that a creator does exist, because His creation testifies to it. This testimony is universal. Although people have enough information that God does exists, they become willfully ignorant of the things of God because their hearts are evil The Bible teaches that the unbelieving individual is "holding down the truth in unrighteousness" (Romans 1:18, Lit. Trans) Moreover, the Scriptures relate that man is not seeking after God but actually running from Him. "There is none that seeketh after God" (Romans 3:11, KJV). Therefore it is not a case of God refusing to get His Word to someone who is desperately searching for the truth. We also know that is is God's desire that "none should perish but that all should come to repentance" (@ Peter 3:9). This indicates that God also cares for those persons whi have not heard the gospel. He had deomonstrated this by sending His Son to die in their place. "While we were yet sinners, Christ died for us" (Romans 5:8, KJV) The Bible teaches that God is going to judge the world fairly and righteously. "Because He hath appointed a day, in which He will judge the world in righteousness" (Acts 17:31, KJV). This means that when all the facts are in, God's name will bi vindicated and no one will be able to accuse Him of unfairness. Even though we may not know how He is going to deal with these people specifically, we know His judgment will be fair. This fact alone should satisfy anyone who wonders how God will deal with people who never heard of Jesus Christ. The Bible itself testifies to the fact that, out of every pople in te earth, some will hear and respond. "For you were killed, and have redeemed us to God by your blood out of every kindred, and tongue, and people and nation" (Revelation 5:9) The Bible gives an example of a man who was in a situation not unlike many today. His name was Cornelius. He was a very religious man who constantly prayes to God. He had not heard of Jesus Christ, byt he was honestly asking God to reveal Himself to him. God answered Cornelius prayer by sending the apostle Peter to hin to give him the full story of Jesus. When Peter preached to Cornelius, Cornelius put His trust in Christ as his Saviour. This example demonstrates that anyone who sincerely desires to know God will hear about Jesus. There are people today, like Cornelius, who pray the same prayer to know the true and living God , and they are being reached no matter where they might live. Simon Peter stated, "I perceive that God is no respecter of persons: But in every nation he that feareth Him, and worketh righteousness, is accepted with Him" (Acts 10:34,35, KJV) The Scriptures contain other example of individuals who were accepted by God, even though their knowledge of Him was limited. o Rahab, the prostitute, had only the smallest amount of knowledge about God, but the Bible refers to her as a woman of fatih, and her actions were commended(Joshua 2:0; Hebrews 11:31) o Naaman, the Syrian, was granted peace with God because he exercised faith, even though he was living in the midst of a pagan culture (2 Kings 5:15-19) o Jonah, the prophet, was sent to Niniveh, a heathen society, and they repented at his preaching (Jonah 3:5) No one will be condemned for not ever hearing of Jesus Christ. Based on the above examples from Scripture, it can be seen that God will judge all mankind fairly and that no on can claim he or she received an unfair hearing. Therefore, the people who ask this question should be very careful not to use this as an excuse for not coming to Christ. What you think might happen or might not happen to someone else does not release you from your responsibility on Judgement Day. Although we might not be able to answer the question about those who haven't heard to the satisfaction of everyone, the Bible has made certain things clear. One person put it this way, "Many things in the Bible I cannot understand; many things in the Bible I only thing I understand; but there are many thns in the Bible I cannot misunderstand" (Anonymous) source: The Best of Josh McDowell, A ready DEFENSE,compiled by Bill Wilson From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 13:34:59 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id NAA04632; Thu, 3 Aug 1995 13:34:55 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 13:34:47 -0500; AA19243 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 13:30:25 -0500; AA19211 Received: from maroon.tc.umn.edu by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 13:30:24 -0500 Received: by maroon.tc.umn.edu; Thu, 3 Aug 95 13:28:24 -0500 Message-Id: Date: Thu, 3 Aug 1995 13:28:22 -0500 (CDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Daniel Ginting To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: <9508021807.AA14413@lucy.cs.wisc.edu> Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Cc: Indonesia Christian Mailing List X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Salam dalan nama Kristus: Saya ingin ikut berdiskusi: > setuju dengan pernyataan beliau :"Bahwa ada kemungkinan mere- > ka yang tidak mengenal Yesus atau mereka yang tidak menerima > Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat bisa masuk kerajaan sorga." > Haraplah didalam memahami kalimat diatas, kata "kemungkinan" > tidak dihilangkan. Itu mungkin, sebab keputusannya ada dita- > ngan Tuhan. Dari kalimat ini tampaknya ada kebimbangan dalam kata "kemungkinan" Adakah kata "kemungkinan" dalam keselamatan? Menurut saya "yes" jika menerima Yesus dan No "jika tidak menerima Jesus" (Bible, 1995). Semua dosa bisa diampuni kecuali "menolak Roh Kudus" atau tentu "menolak Kristus selamanya" Kata kemungkinan ini muncul mungkin karena melibatkan "jangka hidup seseorang". Kalau dia menolak sampai meniggalnya...ya dia telah menentukan pilihannya. Yang saya amati dari fakta penyaliban..."seorang criminal yang disalibkan bersama jesus dalam saat-saat ambang kematian..menerima Jesus" dan perumpamaan Yesus tentang "menyewa pekerja dimana pekerja yang kerja mulai pagi dan yang mulainya udah hampir kerjaan selesai mendapat bayaran yang sama",..Bahwa Jesus memberikan kesempatan sampai split split of a second yang terakhir sebelum tewas untuk menentukan menerima atau tidak. Jadi kata "kemungkinan" sebenarnya tidak ada...yang dimaksud adalah.."kemungkinan orang itu menerima Jesus pada saat dia mau mati tentu ada..saat-saat dia tidak bisa kasi tahu ke kita dia menerima atau tidak (wong udah mampus kok...boro-boro harus sharing)..saat-saat jantungnya udah berhenti..saat-saat roh sedang akan meninggalkan tubuh..saat-saat ketakutan yang luar biasa...pada saat yang sama dia harus menentukan pilihannya. Jika ya...Jesus akan menerimanya tanpa memandang besar-kecilnya dosa-dosa yang telah dilakukannya. Jadi point saya...tidak ada kata "kemungkinan" dalam keselamatan. Kemungkinan menerima Jesus pada split second yang terakhir itu ada. > > Maaf kawan-kawan, Alkitab saya sudah saya kirim ke Indonesia > jadi saya tidak bisa mengutip ayat Alkitab yang tepat untuk > mendukung pernyataan saya berikut ini: > > 1. Bahwa mereka yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat > memiliki jaminan penuh untuk menjadi warga kerajaan Sorga. > 2. Bahwa mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan > dan Juruslamat, akan mati dalam dosanya. > tentang ini banyak dan sering di uraikan dalam kitab Johanes..baca saja semua kitab Johannes..dan rasul Paulus. pad prinsipnya seluruh alkitab berbicara tentang kedua poit bang Edward itu. > > 1. Keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan bukan usaha manusia. > Dengan demikian, usaha dan kerja keras saja tidak cukup untuk > bisa diselamatkan. Betul..masalah keselamatan memang betul bukan karya manusia. Tetapi setelah sampai di surga..yang kerja berat akan mendapat "reward" yang lebih dari yang tidak kerja berat donk.. > 2. Mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat > akan mati dalam dosanya. Pertanyaannya sekarang adalah :"Adakah > manusia yang hidup didunia ini yang sampai mati tetapi tetap > tidak berdosa?!....." > Saya kira jawabannya adalah :"Ada.", yaitu mereka yang mati saat > baru dilahirkan atau mereka yang mati saat masih kecil dan belum > tahu mana yang baik dan mana yang buruk. > Kita tentu masih ingat bukan bahwa saat Adam dan Hawa belum ja- > tuh kedalam dosa, mereka tidak memiliki pengetahuan akan yang > baik dan yang jahat. > 3. Berdasarkan 1 dan 2, maka menjadi kristen (pengikut Kristus) adalah > sebuah jaminan (syarat cukup dan perlu) untuk menjadi warga kera- > jaan sorga. Bagaimana dengan yang bukan kristen?!....Itu urusan > Tuhan, sebab jaminannya sama sekali tidak ada (point 2). Karena > kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sudah mengetahui perbuatan > baik dan buruk bisa lepas dari dosa, maka cara yang terbaik menu- > rut pendapat saya adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat. > > Mengapa Yesus meminta kita memberitahukan berita suka cita akan > anugerah keselamatan itu kepada semua orang?!.....Agar banyak orang > yang tidak binasa, mbak nonton pertunjukan, dengan menerima Yesus > sebagai Tuhan dan Juruslamat, ticket masuk ada ditangan kita.. > Betul sekali lagi...jangan lah asal masuk saja...coba dapatkan tempat duduk yang lebih nyaman...bukankah kita juga mencoba untuk cepat-cepat datang kebioskop untuk bisa dapat tempat duduk yang nyaman? Gitu dulu Daniel Ginting From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 15:42:33 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id PAA11857; Thu, 3 Aug 1995 15:42:31 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 15:42:24 -0500; AA21555 Received: from sun7.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 15:34:39 -0500; AA21354 Received: by sun7.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 15:34:38 -0500 Message-Id: Date: Thu, 3 Aug 1995 15:34:37 -0500 (CDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Edwin Sutanto To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis In-Reply-To: Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII X-To: fica-net X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Ikut nimbrung lagi enak juga ya sekali-kali ikut diskusi yang kaya begini, daripada terus-terusan ngomongin komputer, PTJ, dll Rm 2:13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. Rm 2:14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. Rm 2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Rm 2:16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberikan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Menurut saya manusia yang tidak mendapat kesempatan mendengar Injil akan dihakimi berdasarkan hati nurani mereka. Hati nurani yang bagaimana ? Berdasarkan ayat-ayat di atas saya menyimpulkan hati nurani yang dimaksud adalah hati yang berisikan "isi" hukum Taurat. ISI Hukum Taurat || || \/ Yesus Kristus /\ || || Penggenapan Hukum Taurat Sekarang saya mau tanya kalau ada orang yang berhasil menemukan Kristus karena mencari sendiri dan ada orang lain karena diberitakan orang lain apakah orang pertama itu setengah diselamatkan atau gimana ? saya rasa tidak kedua-duanya jelas orang yang berhasil menemukan keselamatan, tolong dikoreksi kalau salah (assumsi dasar: Roh Kudus bekerja dalam segala hal). Demikian pula kalau ada seseorang yang sama sekali belum pernah dengar ttg Yesus Kristus tetapi di dalam hatinya dia tahu akan adanya Tuhan, dst , tentunya Tuhan kita bukanlah Tuhan yang suka menutup diri terhadap mereka yang mencari Dia (saya rasa ini salah satu point dari tulisan Josh McDowell di email terdahulu). Tetapi sekali lagi ini bukanlah alasan untuk tidak melakukan penginjilan, karena bagaimanapun juga hati manusia sudah dikotori oleh dosa. Menurut saya keselamatan karena point pertama di atas didasari atas suatu "ketidakpastian" walupun tidak berarti "tidak mungkin"(posible although highly improbable). Karena itulah orang-orang Kristen yang telah mempunyai suatu "kepastiaan" akan keselamatan diberi tugas/Amanat Agung Kristus untuk memberitakan Injil. Mungkin ada sdr/sdri yang bingung kok ada yang bisa menemukan tanpa ada yang memberitakan Rm 1:19 Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Rm 1:20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Tuhan juga menyatakan diriNya melalui ciptaanNya. In Christ, Edwin PS: saya ngak punya buku yang disebut Mas Yohanes Soma, kalau ada yang punya bisa tolong kasih ringkasannya supaya kita semua bisa belajar From owner-fica-net@cs.wisc.edu Thu Aug 3 20:06:43 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id UAA21109; Thu, 3 Aug 1995 20:06:41 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 20:06:35 -0500; AA25472 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 20:01:43 -0500; AA25428 Received: from x400gate.bnr.ca by lucy.cs.wisc.edu; Thu, 3 Aug 95 20:01:40 -0500 by mta bnr.ca in /PRMD=BNR/ADMD=TELECOM.CANADA/C=CA/; Relayed; Thu, 3 Aug 1995 21:01:21 -0400 by /PRMD=BNR/ADMD=TELECOM.CANADA/C=CA/; Relayed; Thu, 3 Aug 1995 21:01:14 -0400 by /PRMD=BNR/ADMD=TELECOM.CANADA/C=CA/; Relayed; Tue, 1 Aug 1995 21:00:00 -0400 Message-Id: <"13621 Thu Aug 3 21:01:16 1995"@bnr.ca> Date: Thu, 3 Aug 1995 20:00:00 -0500 [/PRMD=BNR/ADMD=TELECOM.CANADA/C=CA/;bcars735.b.620:04.07.95.01.01.14] Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: "victor (v.) kalinggo" To: Indonesia Christian Mailing List Subject: fw:SUB: Shadowlands Content-Identifier: fw:SUB: Shado... X-Sender: "victor (v.) kalinggo" X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Attachments: "ORIGINAL.HEADER" (type: text) X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO FYI ---forwarded-message----> Aug 03 20:46 1995 In the United States, the TV channel HBO will be showing the movie SHADOWLANDS (1993 version, starring Anthony Hopkins and Debra Winger) on Friday 4 August at 10:45 am and on Monday 14 August at 9:00 am, Eastern Daylight Time. It is rated PG and has a running time of 2:10. The movie is based (loosely) on the book A GRIEF OBSERVED, which C S Lewis wrote and published under a pseudonym (N.W.Clerk) after the death of his wife. It deals with grief, healing, and faith. There is a rumor that Lewis lost his Christian faith when his wife died. I know of no evidence that he did so, even temporarily. The book deals with the feeling of being alone, which is not the same as believing that one is alone. The rumor seems to have arisen from some readers' missing this distinction. Yours, James Kiefer Received: from ubvm.cc.buffalo.edu by bnr.ca id <19950804004553-0@bnr.ca>; Thu, 3 Aug 1995 20:45:54 -0400 Received: from UBVM.CC.BUFFALO.EDU by UBVM.cc.buffalo.edu (IBM VM SMTP V2R3) with BSMTP id 0447; Thu, 03 Aug 95 18:38:49 EDT Received: from UBVM.CC.BUFFALO.EDU (NJE origin LISTSERV@UBVM) by UBVM.CC.BUFFALO.EDU (LMail V1.2a/1.8a) with BSMTP id 5565; Thu, 3 Aug 1995 14:22:16 -0400 Date: Thu, 3 Aug 1995 14:15:23 -0400 Reply-To: Bible Study List Sender: Bible Study List From: Dr Nancy's Sweetie Subject: SUB: Shadowlands X-To: chris_cunningham.parti@ecunet.org, matthews@sjsuvm1.bitnet, facello@cappuccino.cs.uiuc.edu, gillmon@cts.com, crumpf@logica.co.uk, christia@asuvm.inre.asu.edu, conchr-l@templevm.bitnet, episcopal@dragon.com, ivcf-l@ubvm.cc.buffalo.edu, bstudy-l@admin.humberc.on.ca To: Multiple recipients of list BSTUDY-L From owner-fica-net@cs.wisc.edu Fri Aug 4 01:37:17 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id BAA28655; Fri, 4 Aug 1995 01:37:13 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Fri, 4 Aug 95 01:37:07 -0500; AA28157 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Fri, 4 Aug 95 01:28:43 -0500; AA28095 Received: from a.cs.okstate.edu by lucy.cs.wisc.edu; Fri, 4 Aug 95 01:28:41 -0500 Message-Id: <9508040628.AA13836@lucy.cs.wisc.edu> Date: Fri, 4 Aug 95 01:23:41 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: PURBA EDWARD To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO |Noes Souisa: |C.S Lewis (1898-1963) adalah seorang ahli filsafat dan kesusasteraan |(Inggeris) dia bukan berahli teologi. |Beliau bisa dibandingkan dia dr. Francis Schaeffer dan dr Wilder- |Smith. Ini tiga orang apologet2 yang terkenal sekali dalam abad ke 20. |Biarpun dia bukan orang teologi selaku ahli kesusasteraan dia sudah men- |geritik teologi modern (Bultman). Rupanya Lewis yang kita maksud adalah dua sosok yang berbeda. Lewis yang saya maksud adalah Lewis yang dalam sebuah buku ( saya lupa judul dan pengarangnya, sebab semua buku-buku saya sudah saya kirim ke Indonesia) disebut sebagai salah seorang tokoh dalam bidang teologia. Pergilah main ke toko buku Barnes & Nobel, dan periksa bagian rak religion, nanti disana akan anda dapatkan puluhan buku- buku karangan Lewis mengenai kekristenan, dan nanti ada se- buah buku yang mendaftarkan tokoh-tokoh teologia yang pernah ada didunia.. |Noes Souisa: |Dimana betul beliau C.S Lewis mengatakan ini???? |Chronicles of Narnia was ment for children you can't used these books |as a Bible studybook. |Dan hati-hati dengan interpretasi karena itu semua subyektif. |Lebih baik kita merenungkan firman Tuhan. Sdr Souisa!.... Kalau anda cermat dan bisa membaca dengan baik, maka kata-kata kemungkinan itu bukan saya yang kutip, tetapi pendahulu yang menayangkan dialog tentang Lewis. So, anda harus hati-hati ka- lau menanyakan pertanyaan diatas kepada saya. Satu lagi, kata-kata anda diatas persis apa yang saya kemukakan kepada orang lain 14 tahun yang lalu, dimana saya masih ijo dan belum mengetahui dunia luar lebih luas lagi. Purba Edward: > Maaf kawan-kawan, Alkitab saya sudah saya kirim ke Indonesia > jadi saya tidak bisa mengutip ayat Alkitab yang tepat untuk > mendukung pernyataan saya berikut ini: > > 1. Bahwa mereka yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat > memiliki jaminan penuh untuk menjadi warga kerajaan Sorga. |Noes Souisa: |Saya tidak setuju dengan tangapan bung Edward: |Di dunia ini kita selaku milik Kristus adalah orang pendatang dan perantau |(1 Petrus 2:11a). Sdr Souisa! Dalam pandangan saya, anda ini ternyata masih ijo dan belum me- lihat realitas kehidupan yang ada. Selama anda didunia, anda adalah penghuni dunia dan bukan pendatang. Kamu dilahirkan didunia, nenek moyangmupun berasal dari dunia dan karenanya kamu bukan pendatang didunia. |Pengikut Kristus walaupun ada hidup di dunia SUDAH kewargaan sorga: | "Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga | kita menantikan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. | (Filipi 3:20) Pengikut Kristus adalah warga kerajaan Sorga, tetapi jangan lupa bahwa selama didunia ini dia juga adalah warga dari sebuah bangsa atau tepatnya warga dari sebuah negara. | |Tandah kewargaan itulah Roh Kudus yang kita dapat jika kita menerimah Kalau anda tidak percaya dengan apa yang saya katakan diatas, se- karang saya minta anda membuang parpor, visa, kartu pengenal, kartu mahasiswa, dan apa saja pengenal yang anda miliki. Tunjukkan kepada saya kalau anda bisa hidup didunia ini!..... So!....Iman kristiani itu jangan dibawa dalam perpektif sempit. Sebagai warga Indonesia (mudah-mudahan anda bangsa Indonesia), maka anda adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak dan tanggung-jawab sebagai warga. Kalau anda warga Belanda, maka anda adalah warga negara yang punya hak dan kewajiban sebagai warga Belanda. Begitulah kehidupan real ini!.......Tuhanpun tahu akan hal itu!....Jangan kamu mengira bahwa karena kamu warga kerajaan Sorga, lalu kamu bukan lagi warga dari sebuah negara didunia ini!... Kalau saya pemerintah Indonesia, maka hari ini juga saya cabut hak kewarganegaraan kamu, dan dihilangkan haknya sebagai warga negara Indonesia, sebab kamu tidak merasa warga negara Indonesia.. Beginilah contohnya: Ketika anak teman saya lahir di Amerika, dia terdaftar sebagai warganegara Amerika. Namun, teman saya itupun mendaftarkan anak ini sebagai warga negara Indonesia. Dengan demikian, si anak menjadi memiliki dua kewarganegaraan. Suatu saat nanti, si anak harus memutuskan dia menjadi warga negara yang mana. Nah, selama kamu didunia, maka kamu punya dua kewarganegaraan (Itupun kalau kamu seperti yang kamu sebut diatas). Nanti, setelah tiba masanya, kamu hanya akan memiliki satu kewarganega- raan. > 2. Bahwa mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan > dan Juruslamat, akan mati dalam dosanya. |Noes Souisa: |Saya setuju. Mudah-mudahan sdr Souisa pernah SMA dan pernah belajar matematika, agar contoh yang akan saya berikan berikut ini bisa dipahami. Sebuah teorema dalam matematika berbunyi kira-kira sbb: Jika sebuah fungsi f:R --> R dapat diturunkan dititik x=a, maka fungsi f kontinu dititik a. (Teorema ini mempunyai syarat cukup dan perlu untuk mengatakan f kontinu dititik a.) Nah, sekarang apakah kalau fungsi f tidak dapat diturunkan di- titik x=a, kemudian fungsi itu akan tidak kontinu?!..... Orang yang tahu sedikit saja matematika akan menjawab :"Tidak!..." Ambillah contoh fungsi f(x)=|x|. Fungsi ini tidak dapat diturunkan dititik x=0, namun fungsi ini adalah kontinu dititik x=0. Demikianlah sdr Souisa analogi dari kata : "Tidak ada yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus." Supaya mudah memahaminya: dapat diturunkan di titik x=a <==> Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat. kontinu di titik x=a <====> Warga kerajaan Sorga. Purba Edward: > > Anda bisa mencari ayat Alkitab yang isinya kira-kira menyebutkan > kedua ayat yang saya kutipkan diatas. Pemahaman saya akan kedua > hal yang saya sebut diatas adalah sbb : > > 1. Keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan bukan usaha manusia. > Dengan demikian, usaha dan kerja keras saja tidak cukup untuk > bisa diselamatkan. Purba Edward: > 2. Mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat > akan mati dalam dosanya. Pertanyaannya sekarang adalah :"Adakah > manusia yang hidup didunia ini yang sampai mati tetapi tetap > tidak berdosa?!....." > Saya kira jawabannya adalah :"Ada.", yaitu mereka yang mati saat > baru dilahirkan atau mereka yang mati saat masih kecil dan belum > tahu mana yang baik dan mana yang buruk. > Kita tentu masih ingat bukan bahwa saat Adam dan Hawa belum ja- > tuh kedalam dosa, mereka tidak memiliki pengetahuan akan yang > baik dan yang jahat. |Noes Souisa: |Dengan tangapan ini saya tidak setuju. |*Pertama. |Roma 3:23: |"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan |Allah." |Di sini ada tulis semua orang. |(Dan baca juga Roma 3:9-20) Anda boleh tidak setuju, sebab pemahamannya memang masih demikian. Hal demikian juga pernah saya alami 14 tahun yang lalu. Pernahkah anda mendengar kata-kata sbb : "Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu, sebab merekalah yang empunya kerajaan Sorga." Bagi saya, ini mempunyai arti bahwa sebenarnya anak-anak dan bayi itu tidak berdosa, selama mereka belum mengetahui perbuatan baik dan yang jahat. Yang dimaksud dengan kalimat yang anda kutip diatas adalah bahwa kalau Yesus tidak menebus dosa manusia, maka manusia itu tidak pernah bebas dari dosa, sebab dia mewarisi sifat yang dibawa dari nenek moyangnya untuk selalu jatuh kedalam dosa. Dengan kematian Yesus dikayu salib, itu artinya tidak ada lagi dosa turunan!....Anda cari sendiri deh kalimat demikian didalam Injil, tetapi jangan lupa...gunakan nalar untuk memahaminya. Membaca Alkitab bukan berarti tidak bisa menggunakan nalar!... Boleh saja!...... Menurut anda adilkah bayi yang baru saja lahir dan mati lalu tidak masuk surga!....Demikiankah ajaran kristiani itu!..... Kalau demikian, besok akan banyak yang meninggalkan Injil!... Menurut anda, apakah Musa, Daud, Yoshua, Abraham, Ishak, Yakub, Elia, Elisa akan masuk sorga?!..... Mereka toh dulu tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat- nya!..... |*Dan kedua. |Jika kita lahir kita sudah ada di bawah kuasa dosa sebab kita semua |keturunan Adam dan Hawa: |Di Mazmur 51:7 adalah tertulis: | "Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa | aku dikandung ibuku." Mudah-mudahan sudah jelas bahwa pemahaman kalimat diatas bisa lebih dimengerti. Yang dimaksud disana adalah kecenderungan untuk mau diperintah oleh kuasa dosa. Memang benar didalam dosa dan kesalahan manusia dikandung dan diperanakkan. Mana ada ayah dan ibu yang benar-benar lepas dari kesalahan?!...i Jadi, yang dimaksud disana itu adalah bahwa manusia itu mewarisi kecenderungan untuk mau diperintah oleh kuasa dosa. Nyatanya kalau kamu mau, kamu bisa lepas dari kecenderungan itu. Hanya saja syaratnya, terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamatmu. Purba Edward: > 3. Berdasarkan 1 dan 2, maka menjadi kristen (pengikut Kristus) adalah > sebuah jaminan (syarat cukup dan perlu) untuk menjadi warga kera- > jaan sorga. > Bagaimana dengan yang bukan kristen?!....Itu urusan > Tuhan, sebab jaminannya sama sekali tidak ada (point 2). Karena > kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sudah mengetahui perbuatan > baik dan buruk bisa lepas dari dosa, maka cara yang terbaik menu- > rut pendapat saya adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat Pada 2 Agustus Edward Purba menambah: > 1. Tak ada seorang manusia yang telah mengenal perbuatan yang baik > dan buruk bisa lepas dari dosa. Implikasi pernyataan ini adalah > bahwa semua manusia yang telah mengetahui perbuatan yang baik > dan buruk tidak akan masuk kerajaan Allah. > > dll sudah deleted |Noes Souisa. |Saya mau tambah sedikit lagi: |Kita selaku orang percaya jangan terlalu cepat menarik kesimpulan memakai |logika munusia2 atau oleh dorongan emosi. Sdr Souisa!.... Pemahaman keagamaan itu bukanlah sebuah usaha kolektif, tetapi pengalaman bathin masing-masing didalam berhubungan dengan Tuhannya. Kita bisa berdialog, berdiskusi, dan sebagainya, te- tapi pada akhirnya adalah masing-masinglah yang merasakan ba- gaimana sebenarnya hubungannya dengan Tuhannya. Kalau tidak terjadi demikian, maka tidak akan ada yang namanya denominasi, cultic, dan apalagi itu. Sebut saja sesuka anda. Yang penting dari kekristenan itu dalam pemahaman saya adalah bahwa Tuhan telah memberikan keselamatan kepada kita melalui Yesus Kristus. Dengan menerima dia sebagai Tuhan dan Juruslamat, itu artinya dia telah menjadi warga kerajaan Sorga. Beginilah!..... Sebagai warga negara Indonesia, saya itu berkiprah dalam bidang Industri, dan kadang-kadang dalam bidang pendidikan. Mungkin Souisa bergerak dalam tani-menani, atau layan-nelayan, dagang- mendagang, atau apalah itu. Nah, yang penting sekarang adalah bukan agar anda dan saya sepakat melakukan pekerjaan yang sama, tetapi dengan keberaneka-ragaman itu, kita tetap terpusat untuk memajukan bangsa dan negara. Begitu jugalah dengan kekristenan itu. Tidak perlu harus semua menjadi anggota gereja Methodist, atau Baptis, atau Prebyterian, atau...anu....ono.....sebut saja apa yang bisa anda sebutkan. Namun, intinya itu apa?!....Inilah yang penting. Salam, dan maaf kalau gaya saya membuat tulisan seperti diatas. Edward Purba From owner-fica-net@cs.wisc.edu Sat Aug 5 11:01:58 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id LAA16866; Sat, 5 Aug 1995 11:01:53 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Sat, 5 Aug 95 11:01:45 -0500; AA12005 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Sat, 5 Aug 95 10:57:48 -0500; AA11946 Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Sat, 5 Aug 95 10:57:45 -0500 Received: from asd06-16.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA05147 (5.67b/IDA-1.5 for ); Sat, 5 Aug 1995 17:57:40 +0200 Message-Id: <199508051557.AA05147@xs1.xs4all.nl> Date: Sat, 5 Aug 1995 17:57:40 +0200 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa) To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Pandangan CS Lewis Mime-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset="us-ascii" X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Sender: noes@xs4all.nl X-Mailer: X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Di dalam diskusi saya dengan Bung Purba ada tiga topic yang kami membahaskan yaitu: 1. "Pandangan C.S Lewis" : kemungkinan pada orang yang belum pernah dengar firman Tuhan dan dosa turunan. 2 Orang perantau. 3. Orang percaya di Perjandian Lama, diselamatkan oleh Yesus? Topic nomor 2 saya menerangkan di mail lain berjudul "Orang Perantau". Dan jika saya ada kesempatan saya membahaskan topic nomor 3 minggu yang akan datang. Tulisan saya nanti berjudul "Israel, Jemaat dan orang kafir". Dibawah sini saya membahaskan "Pandangan C.S Lewis dan dosa turunan -- sudah deleted-- Bung Purba: >> 2. Bahwa mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan >> dan Juruslamat, akan mati dalam dosanya. > >|Noes Souisa: >|Saya setuju. > > Mudah-mudahan sdr Souisa pernah SMA dan pernah belajar matematika, > agar contoh yang akan saya berikan berikut ini bisa dipahami. > Sebuah teorema dalam matematika berbunyi kira-kira sbb: > > Jika sebuah fungsi f:R --> R dapat diturunkan dititik x=a, > maka fungsi f kontinu dititik a. > (Teorema ini mempunyai syarat cukup dan perlu untuk mengatakan > f kontinu dititik a.) > > Nah, sekarang apakah kalau fungsi f tidak dapat diturunkan di- > titik x=a, kemudian fungsi itu akan tidak kontinu?!..... > Orang yang tahu sedikit saja matematika akan menjawab :"Tidak!..." > > Ambillah contoh fungsi f(x)=|x|. > Fungsi ini tidak dapat diturunkan dititik x=0, namun fungsi ini > adalah kontinu dititik x=0. > > Demikianlah sdr Souisa analogi dari kata : > "Tidak ada yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus." > > Supaya mudah memahaminya: > dapat diturunkan di titik x=a <==> Menerima Yesus sebagai > Tuhan dan Juruslamat. > kontinu di titik x=a <====> Warga kerajaan Sorga. > > Noes Souisa: Dengan matematika, manusia tidak bertobat atau di yakinkan. Itulah pekerjaan RohKudus oleh Firman Tuhan. Firman Tuhan yang menjadi pedang kita: Ibrani 4:12: "Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum: ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita". Sola Scriptura (hanya Alkitab) >Purba Edward: >> >> Anda bisa mencari ayat Alkitab yang isinya kira-kira menyebutkan >> kedua ayat yang saya kutipkan diatas. Pemahaman saya akan kedua >> hal yang saya sebut diatas adalah sbb : >> >> 1. Keselamatan adalah anugerah Tuhan, dan bukan usaha manusia. >> Dengan demikian, usaha dan kerja keras saja tidak cukup untuk >> bisa diselamatkan. > >Purba Edward: >> 2. Mereka yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat >> akan mati dalam dosanya. Pertanyaannya sekarang adalah :"Adakah >> manusia yang hidup didunia ini yang sampai mati tetapi tetap >> tidak berdosa?!....." >> Saya kira jawabannya adalah :"Ada.", yaitu mereka yang mati saat >> baru dilahirkan atau mereka yang mati saat masih kecil dan belum >> tahu mana yang baik dan mana yang buruk. >> Kita tentu masih ingat bukan bahwa saat Adam dan Hawa belum ja- >> tuh kedalam dosa, mereka tidak memiliki pengetahuan akan yang >> baik dan yang jahat. > >|Noes Souisa: >|Dengan tangapan ini saya tidak setuju. >|*Pertama. >|Roma 3:23: >|"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan >|Allah." >|Di sini ada tulis semua orang. >|(Dan baca juga Roma 3:9-20) > > Anda boleh tidak setuju, sebab pemahamannya memang masih demikian. > Hal demikian juga pernah saya alami 14 tahun yang lalu. Noes Souisa: Pandangan Bung 14 tahun yang lalu mungkin lebih baik dari pemahaman Bung sekarang sebab ada tertulis:" Marcus 10:15: "Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya." Bung Purba: > Pernahkah anda mendengar kata-kata sbb : > "Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu, sebab merekalah yang > empunya kerajaan Sorga." > Bagi saya, ini mempunyai arti bahwa sebenarnya anak-anak dan bayi > itu tidak berdosa, selama mereka belum mengetahui perbuatan baik > dan yang jahat. Noes Souisa: Ini kalimat dari Marcus 10:14 Jika kita, dengan teliti, membaca terus (lihat kalimat Marcus 10:15 yang saya kutipkan di atas) dan kita baca "seperti". Seperti anak mempercayai bapanya begitu juga kita boleh mempercayai Yesus Kristus. "Sola Fide" (cuma kepercaan) itulah inti Marcus 10:13-16. Seperti saya menyatakan di tulisan saya kemuka: Atau mereka yang belum pernah dengar injil di selamatkan atau tidak itu bukan urusan kita itu urusan Tuhan Allah. Bung Purba: > Yang dimaksud dengan kalimat yang anda kutip diatas adalah bahwa > kalau Yesus tidak menebus dosa manusia, maka manusia itu tidak > pernah bebas dari dosa, sebab dia mewarisi sifat yang dibawa dari > nenek moyangnya untuk selalu jatuh kedalam dosa. > Dengan kematian Yesus dikayu salib, itu artinya tidak ada lagi > dosa turunan!.... Anda cari sendiri deh kalimat demikian didalam > Injil, tetapi jangan lupa...gunakan nalar untuk memahaminya. > Membaca Alkitab bukan berarti tidak bisa menggunakan nalar!... > Boleh saja!...... > > Menurut anda adilkah bayi yang baru saja lahir dan mati lalu > tidak masuk surga!....Demikiankah ajaran kristiani itu!..... > Kalau demikian, besok akan banyak yang meninggalkan Injil!... > Menurut anda, apakah Musa, Daud, Yoshua, Abraham, Ishak, Yakub, > Elia, Elisa akan masuk sorga?!..... > Mereka toh dulu tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat- > nya!..... > Noes Souisa. Maksud Tuhan dengan orang percaya di Perjanjian Lama nanti saya membahas lain kali. Dosa turunun (=kuasa dosa) Di Roma 5:12 ada tertulis: Sebab itu, sama seperti dosa (1) telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa (2) maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua, karena semua orang telah berbuat dosa (3). dosa(1)=kuasa dosa dosa(2)=kuasa dosa dosa(3)=perbuatan2 salah. Kalau tidak ada dosa turunan, anak2 orang percaya tidak berbuat dosa lagi dan tidak perlu Yesus Kristus selaku Juru Selamat. Tidak mungkin!! >|*Dan kedua. >|Jika kita lahir kita sudah ada di bawah kuasa dosa sebab kita semua >|keturunan Adam dan Hawa: >|Di Mazmur 51:7 adalah tertulis: >| "Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa >| aku dikandung ibuku." > Mudah-mudahan sudah jelas bahwa pemahaman kalimat diatas bisa > lebih dimengerti. Yang dimaksud disana adalah kecenderungan > untuk mau diperintah oleh kuasa dosa. > Memang benar didalam dosa dan kesalahan manusia dikandung dan > diperanakkan. Mana ada ayah dan ibu yang benar-benar lepas > dari kesalahan?!...i > Jadi, yang dimaksud disana itu adalah bahwa manusia itu mewarisi > kecenderungan untuk mau diperintah oleh kuasa dosa. > Nyatanya kalau kamu mau, kamu bisa lepas dari kecenderungan itu. > Hanya saja syaratnya, terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamatmu. > Noes Souisa: Ada dosa selaku kuasa dan dosa selaku perbuatan dosa. Kuasa dosa menyebabkan perbuatan dosa. Ini kuasa dosa Yesus sudah menebuskan di kayu salib. Jika kita bertobat, berbalik dan menerimah Yesus Kristus sebagai Juru Selamat kita, itu kuasa dosa tidak berkuasa lagi atas hidup kita pribadi. (Roma 6:12) Saya ulang lagi PRIBADI. Tetapi anak2 orang percaya harus menerimah Yesus supaya kuasa dosa tidak memerintah hidup mereka. Jika kita menerimah Yesus, kita menerimah hidup yang baru di dalam Kristus (2Korintus 5:17). Ini hidup baru tidak bisa berdosa (1 Yohanes 3: 6). Itu bukan berarti yang kita tidak berbuat dosa lagi. Selama kita hidup di dunia ini, kita ada di dalam daging dan pengodaan bisa menarik hati kita. Jika ada pengodaan dan reaksi kita salah, kita berbuat dosa. (Yakobus 1:14). Rinkasan: ada dua kuasa yang menarik kita selaku orang percaya yaitu (kuasa) daging dan Roh Tuhan. Oleh Roh Tuhan (yang kita sudah mendapat waktu kita menerimah Yesus sebagai Juru Selamat) kita bisa hidup menurut kehendak Tuhan, yaitu tanpa dosa. >Purba Edward: >> 3. Berdasarkan 1 dan 2, maka menjadi kristen (pengikut Kristus) adalah >> sebuah jaminan (syarat cukup dan perlu) untuk menjadi warga kera- >> jaan sorga. > >> Bagaimana dengan yang bukan kristen?!....Itu urusan >> Tuhan, sebab jaminannya sama sekali tidak ada (point 2). Karena >> kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sudah mengetahui perbuatan >> baik dan buruk bisa lepas dari dosa, maka cara yang terbaik menu- >> rut pendapat saya adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat > >Pada 2 Agustus Edward Purba menambah: > >> 1. Tak ada seorang manusia yang telah mengenal perbuatan yang baik >> dan buruk bisa lepas dari dosa. Implikasi pernyataan ini adalah >> bahwa semua manusia yang telah mengetahui perbuatan yang baik >> dan buruk tidak akan masuk kerajaan Allah. >> >> dll sudah deleted > >|Noes Souisa. >|Saya mau tambah sedikit lagi: >|Kita selaku orang percaya jangan terlalu cepat menarik kesimpulan memakai >|logika munusia2 atau oleh dorongan emosi. > > Sdr Souisa!.... > Pemahaman keagamaan itu bukanlah sebuah usaha kolektif, tetapi > pengalaman bathin masing-masing didalam berhubungan dengan > Tuhannya. Kita bisa berdialog, berdiskusi, dan sebagainya, te- > tapi pada akhirnya adalah masing-masinglah yang merasakan ba- > gaimana sebenarnya hubungannya dengan Tuhannya. > Kalau tidak terjadi demikian, maka tidak akan ada yang namanya > denominasi, cultic, dan apalagi itu. Sebut saja sesuka anda. > Yang penting dari kekristenan itu dalam pemahaman saya adalah > bahwa Tuhan telah memberikan keselamatan kepada kita melalui > Yesus Kristus. Dengan menerima dia sebagai Tuhan dan Juruslamat, > itu artinya dia telah menjadi warga kerajaan Sorga. > > Beginilah!..... > Sebagai warga negara Indonesia, saya itu berkiprah dalam bidang > Industri, dan kadang-kadang dalam bidang pendidikan. Mungkin > Souisa bergerak dalam tani-menani, atau layan-nelayan, dagang- > mendagang, atau apalah itu. Nah, yang penting sekarang adalah > bukan agar anda dan saya sepakat melakukan pekerjaan yang sama, > tetapi dengan keberaneka-ragaman itu, kita tetap terpusat untuk > memajukan bangsa dan negara. > Begitu jugalah dengan kekristenan itu. Tidak perlu harus semua > menjadi anggota gereja Methodist, atau Baptis, atau Prebyterian, > atau...anu....ono.....sebut saja apa yang bisa anda sebutkan. > Namun, intinya itu apa?!....Inilah yang penting. > > > Salam, dan maaf kalau gaya saya membuat tulisan seperti diatas. > > Edward Purba > > > Noes Souisa: Bung Purba saya mau menjawab dengan satu kutipan dari network lain.(Plymouth Brethren list) >Above all, let us seek to >exhibit unity in the faith---not by ignoring conflicting opinions and >doctrines, but by growing together "in grace and in the knowledge of our Lord >and Savior, Jesus Christ" until we can say together with Thomas, "MY LORD AND >MY GOD." Yours in Christ, Noes Souisa A Man can't be always defending the thruth; there must be a time to feed on it. C.S Lewis, Reflection on the Psalms. PS. Maafkan sudah, kalau tulisan saya meyakitkan hati saudara. From owner-fica-net@cs.wisc.edu Sun Aug 6 07:30:52 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id HAA05113; Sun, 6 Aug 1995 07:30:49 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Sun, 6 Aug 95 07:30:41 -0500; AA19394 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Sun, 6 Aug 95 07:24:21 -0500; AA19344 Received: from a.cs.okstate.edu by lucy.cs.wisc.edu; Sun, 6 Aug 95 07:24:19 -0500 Message-Id: <9508061224.AA08250@lucy.cs.wisc.edu> Date: Sun, 6 Aug 95 07:16:43 CDT Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: PURBA EDWARD To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: Lagi tentang pandangan CS Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO Sebenarnya saya tidak marah didalam menanggapi tulisan Souisa, tetapi memang demikianlah ciri saya menulis, agar saya bisa merampas perhati- an pembaca. Dengan demikian, topik diskusi akan menarik perhatian ba- nyak orang. Meskipun demikian, saya memang bermaksud untuk sedikit memberi teguran kepadanya, sebab ada dibeberapa tempat dia salah masuk didalam memberi- kan jawaban. Saat dia menulis berikut ini : |Noes Souisa: |C.S Lewis (1898-1963) adalah seorang ahli filsafat dan kesusasteraan |(Inggeris) dia bukan berahli teologi. Saya balas dengan mengatakan bahwa CS Lewis yang kita bicarakan ternyata sosok yang berbeda. Sayangnya, dia tidak menangkap kemana arah kalimat itu saya tujukan. Pada tahun 1983, saya mengenal seorang bapak bernama Sudaryanto. Ketika saya ditanya orang mengenai diri beliau, maka saya menga- takan bahwa beliau adalah mantan juara Seriosa tingkat nasional pada tahun tujuhpuluhan. Beliau juga adalah seorang guru senisua- ra. Dilain kesempatan, ada orang lain yang mengatakan bahwa beliau itu bukan juara seriosa (Sebab dia tidak tahu bahwa beliau itu pernah juara seriosa), tetapi seorang insinyur tekstil. Kedua pendapat ini benar, dan tidak ada yang salah dengan itu. Saat saya mengatakan kepada teman saya bahwa saya sangat suka dengan lagu-lagu yang diciptakan oleh Tri Suci Kamal, teman saya malah bilang bahwa ibunya sangat senang dengan keahlian Tri Suci Kamal bermain Piano. Sebelum saya berangkat ke USA, saya memberikan 5 buah judul buku yang ditulis oleh Charles M. Schulz kepada seorang teman. Ketika saya tanya kepada teman saya itu apakah dia suka dengan bukunya Schulz. Jawab teman saya itu adalah :"Oh..saya suka sekali, sebab ceritanya lucu-lucu!..." Sementara ketika saya ditanyanya balik, saya menjawab :"Saya suka Schulz, sebab dimana saya dia itu seorang ahli filsafat dan juga psikologi pendidikan." Mengapa bisa berbeda?!..... Betul, hampir disemua bukunya CS Lewis tidak disebut sebagai ahli teologia, namun ada bukunya dimana orang lain menyebut dia itu seorang ahli teologia. Bahkan ada buku yang dikarang orang lain, menyebut secara eksplisit bahwa beliau itu ahli teologia. Benar, terkadang dia disebut scholar, writer, atau apalah itu, namun dilain saat, ada yang mengatakan (lebih dari seorang) bahwa beliau adalah ahli teologia. Kalau saya mengatakan bahwa CS Lewis yang kita bicarakan memang beda, itu bukan berarti sosok orangnya yang berbeda, tetapi interest kita didalam melihat orang itu memang berbeda. Prof Dr Umar Khayam, dimata saya bukanlah seorang guru besar, sebab perkenalan saya de- ngan beliau adalah lewat buku-buku karya sastra yang ia tulis. Nah, bagi saya dia itu lebih menonjol sebagai budayawan dan bukan sebagai pendidik. Dalam hal inilah kemudian saya memang menegur sdr Souisa, untuk ti- dak cepat memberikan jawaban hanya karena mungkin membaca dalam buku buku CS Lewis bahwa dia tidak disebut sebagai pengajar teologia atau apapun itu. Hal kedua yang membuat saya perlu membuat bahasa yang demikian terha- dap Souisa adalah saat dia menyampaikan kalimat berikut: |Noes Souisa: |Dimana betul beliau C.S Lewis mengatakan ini???? Pertanyaan ini bagi saya sangat arogan, seolah-olah semua buku yang ditulis oleh CS Lewis sudah habis dilalap sama dia. Lagipula, kalimat yang dikutip itu sendiri, bukan saya yang menyampaikannya, tetapi benar saya mendukung pendapat demikian, tidak ambil pusing siapapun yang mengatakannya. Hal berikutnya yang sangat saya tidak suka adalah saat dia menuliskan : |Noes Souisa: |Saya tidak setuju dengan tangapan bung Edward: |Di dunia ini kita selaku milik Kristus adalah orang pendatang dan perantau |(1 Petrus 2:11a). Banyak memang saya mengenal kawan-kawan Kristen di Indonesia yang tidak lagi merasa dirinya sebagai warga dari sebuah bangsa di dunia ini. Terus terang, saya memang sangat tidak suka mendengar pandangan ini. Karena menurut saya, selama hidup didunia, maka kita adalah bagian dari dunia ini dengan segala realita yang ada didalamnya. Karenanya, kitapun harus terlibat didalamnya dan bukan merasa diri sebagai tamu, pendatang atau apalah itu. Kalau kita sedikit nalar, maka didalam pengajaranNya, Yesus itu selalu menginginkan kita untuk menggunakan nalar. Kenapa saya katakan demikian?!...Karena dia hampir selalu menyampaikan penga- jarannya melalui perumpamaan-perumpamaan yang menuntut nalar didalam memahaminya. Secara tidak langsung, ada unsur pengaja- ran bernalar saat Yesus menyampaikan pengajarannya. Nah, kalimat Paulus diatas kemudian janganlah disalah artikan bahwa kemudian manusia itu bukan berasal dari dunia ini. Lah, kalau demikian pandangannya, maka orang kristen itu harus dijauhi, tidak boleh bekerja di pemerintahan, tidak boleh juga terlibat didalam urusan negara. Mengapa?!...Karena mereka itu tidak pernah merasa memiliki negara didunia ini. Kalau pandangan demikian kemudian ditularkan kepada orang lain, maka mereka yang tidak mau menggunakan nalar suatu saat akan menggut-manggut melaksanakannya, persis seperti yang dilakukan pemeluk agama-agama lain yang ogah menggunakan nalar bila berhubungan dengan ajaran agamanya. Satu contoh ekstrim yang ingin saya berikan untuk menjelaskan be- tapa nalar dibutuhkan didalam memahami Injil adalah tentang la- rangan memakan berbagai jenis makanan yang termuat di perjanjian lama. Meskipun di Perjanjian Baru tidak dinyatakan secara eksplisit bahwa boleh makan babi (Sekali lagi, secara eksplisit), tetapi saya sudah makan babi, ular, hiyu, kuya, kuda, anjing, kodok, dll. Kenapa saya memakannya?!.....Karena saya memang menggunakan nalar saat membaca Injil. Hal berikutnya yang membuat saya menganggap orang ini masih Ijo adalah saat dia mengatakan : |Noes Souisa. |Saya mau tambah sedikit lagi: |Kita selaku orang percaya jangan terlalu cepat menarik kesimpulan memakai |logika munusia2 atau oleh dorongan emosi. Pertama saya ingin mengatakan bahwa orang ini seolah-olah ingin mengatakan bahwa saya tidak tahu apa yang saya katakan dan lebih terdorong oleh emosi, atau menarik kesimpulan memakai logika manusia. Satu hal yang perlu saya beritahukan adalah bahwa hampir semua tokoh-tokoh kristen menggunakan logika saat memahami ajaran Kris- tiani itu. Tunjuk saja Martin Luther, Calvin, atau siapalah itu termasuk Paulus. Coba diperhatikan surat-surat Paulus yang disam- paikan kepada jemaat di Korintus, Galatia, dst...dst.....Suatu saat anda akan melihat bahwa memang Paulus juga menggunakan logika didalam memahami Injil. Satu contoh ekstrim adalah dengan mengata- kan bahwa bersunat bukanlah suatu keharusan, meskipun Yesus ketika masih hidup juga disunat. Inipun adalah penggunaan logika, meskipun didalamnya ada juga pene- rangan Roh Kudus. Roh Kuduslah yang menuntun banyak tokoh-tokoh Kristen untuk menggunakan logikanya didalam menjalankan tugasnya selama didunia. Dus, jangan menyalahkan penggunaan logika as long itu tidak bertentangan secara langsung terhadap hakekat yang paling hakiki dari pengajaran kekristenan itu. Kebetulan saya menyukai tulisan-tulisan yang dilakukan banyak ahli fi- sika mengenai kajian akan Tuhan. Nah, tulisan berikut ini bagi saya benar-benar tidak mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sama sekali. Apakah kemudian saya tidak setuju dengan Paulus saat menulis Roma 12:3b berikut?!..... |De Roma 12:3b: |"Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut |kami pikikkan". Saya tidak mengatakan Paulus salah menuliskan itu, tetapi yang saya salahkan adalah perspektif sempit dari arti kalimat yang dikirim Paulus kepada jemaat di Roma itu. Janganlah memahami kalimat-kalimat dalam injil hanya seperti apa yang tersurat saja seperti yang dilakukan oleh pemeluk agama lain. Bukan begitu!....Anda bisa mengunakan nalar, dan kalau anda ingin agar nalar itu tidak menyesatkan anda menurut iman kepercayaan anda, mintalah penerangan dari Tuhan yang anda yakini. Begitu loh maksud saya. Jangan kemudian kita anti kepada nalar!... anti kepada ilmu pengetahuan dan teknologi!....Bukan!.....bukan itu maksudnya!........ Yang dimaksud Paulus disana adalah kalau Nalar itu menjadi Tuhan bagi manusia, atau ilmu pengetahuan itu menjadi Tuhan bagi manu- sia. Didalam memahami tulisan-tulisan Paulus, kita harus melihat konteks historinya, agar kita tidak terjebak didalam perspektif pemahaman yang sempit. Itu mirip cerita berikut ini : Saat saya masih kecil (sd), saya dengan sembunyi-sembunyi sudah merokok. Pada saat itu memang orang tua saya melarang saya merokok. Beliau melarang saya merokok sampai saya lulus SMA. Tetapi mengapa beliau tidak melarang saya setelah saya mahasiswa apalagi setelah bekerja?!..... Nah, hal-hal yang semacam itu harus kita perhatikan agar kita tidak terjebak kepada pemahaman yang sempit akan arti ajaran agama itu. Agama itu bukan dimaksudkan untuk mempersulit hidup manusia kok!.....Agama itu bukan dimaksudkan untuk membatasi gerakan dan kiprah manusia, tetapi agama lebih dimaksudkan untuk menyadarkan manusia akan perannya terhadap Tuhan dan juga terhadap sesama ma- nusia. Kalau saya mengatakan anda masih ijo, itu karena anda melihat dunia ini bulat dan mulus, sementara saya tidak melihatnya demikian lagi. Dalam kehidupan dunia yang real, banyak hal kita harus belajar lagi agar ajaran agama dan kehidupan didunia tidak saling berben- turan secara frontal. Suatu saat anda akan mengalami sendiri bila tiba saatnya anda menghadapi kedaan tersebut. Kalau sudah demikian, maka anda akan memutuskan sendiri mana langkah yang tepat untuk anda ambil. Dan saya percaya bahwa Tuhan meminta kita menggunakan juga akal dan nalar kita didalam menyelesaikannya. Pada tahun 1984, seorang teman lama saya (Saya kenal dia saat masih mahasiswa tk I dan dia ini teman grup PA saya ketika itu). mengeluh sbb :"Kadang-kadang saya frus-tasi, mengapa Tuhan mengi- jinkan mereka yang curang dalam sekolah lulus, sementara saya yang jujur berkali-kali gagal dalam ujian." Teman saya ini sangat aktif kegiatan PA dan sejenisnya, namun ke- luhannya membuat saya tersenyum. Kamu harus banyak ikut kegiatan masyarakat yang lain, itulah saran saya kepadanya. Mengapa?!..... Karena dia ternyata belum melihat dunia secara real!... Salam. Edward Purba From owner-fica-net@cs.wisc.edu Tue Aug 8 03:22:01 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id DAA26302; Tue, 8 Aug 1995 03:21:49 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 03:21:43 -0500; AA08665 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 03:16:31 -0500; AA08617 Received: from expert.cc.purdue.edu by lucy.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 03:16:29 -0500 Received: (from leorijad@localhost) by expert.cc.purdue.edu (8.6.10/8.6.12) id DAA16702 for fica-net@cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 1995 03:16:27 -0500 Message-Id: <199508080816.DAA16702@expert.cc.purdue.edu> Date: Tue, 8 Aug 1995 03:16:27 -0500 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: "Leo K. J. Rijadi" To: Indonesia Christian Mailing List Subject: which C.S.Lewis X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO > |Noes Souisa: > |C.S Lewis (1898-1963) adalah seorang ahli filsafat dan kesusasteraan > |(Inggeris) dia bukan berahli teologi. > > > Edward Purba: > Saya balas dengan mengatakan bahwa CS Lewis yang kita bicarakan > ternyata sosok yang berbeda. Sayangnya, dia tidak menangkap > kemana arah kalimat itu saya tujukan. Saya pikir Lae Purba benar adanya. C.S.Lewis yang mengarang Chronicles of Narnia itu, baru saja meninggal tahun 1987. -Leo- From owner-fica-net@cs.wisc.edu Tue Aug 8 07:44:56 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id HAA28709; Tue, 8 Aug 1995 07:44:47 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 07:44:41 -0500; AA10974 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 07:42:43 -0500; AA10948 Received: from ursa.calvin.edu by lucy.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 07:42:41 -0500 Received: by Calvin.EDU (4.1/SMI-4.1) id AA04645; Tue, 8 Aug 95 08:42:33 EDT Message-Id: Date: Tue, 8 Aug 1995 08:42:33 -0400 (EDT) Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: Rudy Setiawan To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: which C.S.Lewis In-Reply-To: <199508080816.DAA16702@expert.cc.purdue.edu> Mime-Version: 1.0 Content-Type: TEXT/PLAIN; CHARSET=US-ASCII X-Sender: Rudy Setiawan X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Cc: Indonesia Christian Mailing List X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO On Tue, 8 Aug 1995, Leo K. J. Rijadi wrote: > > |Noes Souisa: > > |C.S Lewis (1898-1963) adalah seorang ahli filsafat dan kesusasteraan > > |(Inggeris) dia bukan berahli teologi. > > > > > > Edward Purba: > > Saya balas dengan mengatakan bahwa CS Lewis yang kita bicarakan > > ternyata sosok yang berbeda. Sayangnya, dia tidak menangkap > > kemana arah kalimat itu saya tujukan. > > Saya pikir Lae Purba benar adanya. C.S.Lewis yang mengarang Chronicles > of Narnia itu, baru saja meninggal tahun 1987. > > -Leo- > CS Lewis adalah seorang ahli di bidang sastra, filsafat, dan teologi. CS Lewis yang mengarang The Chronicles of Narnia (juga Mere Christianity, Four Loves, etc.) adalah orang yang sama dengan yang dibicarakan oleh bung Noes Souisa. Lewis mengarang banyak buku yang mencakup topik yang berbeda: sastra, philosophy, Chrisianity, etc. Mungkin ini yang menyebabkan kesalah pahaman tentang CS Lewis, apakah dia ini pengarang Kristen atau bukan. Memang pada awal hidupnya CS Lewis adalah seorang atheis, tapi kemudian dia menjadi Kristen hingga akhir hidupnya. Lewis meninggal tahun 1963, kurang lebih pada saat yang sama dengan meninggalnya presiden AS John F. Kennedy. Untuk info lebih lanjut tentang CS Lewis, anda bisa lihat di WWW home pages tentang CS Lewis: Into The Wardrobe (http://sleepy.usu.edu/~slq9v/cslewis/index.html) Servant of the Maledlil (http://www.scar.utoronto.ca/~94mcneim/100.html) Semoga informasi ini menolong. Rudy Setiawan From owner-fica-net@cs.wisc.edu Tue Aug 8 17:39:01 1995 Received: from sea.cs.wisc.edu (sea.cs.wisc.edu [128.105.2.12]) by serv0.cae.wisc.edu (8.6.10 CAE/8.6.10) with SMTP id RAA23822; Tue, 8 Aug 1995 17:38:37 -0500 Received: from localhost by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 17:38:31 -0500; AA16987 Received: from lucy.cs.wisc.edu by sea.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 17:37:06 -0500; AA16961 Received: from xs1.xs4all.nl by lucy.cs.wisc.edu; Tue, 8 Aug 95 17:37:03 -0500 Received: from asd03-08.dial.xs4all.nl by xs1.xs4all.nl with SMTP id AA27607 (5.67b/IDA-1.5 for ); Wed, 9 Aug 1995 00:37:00 +0200 Message-Id: <199508082237.AA27607@xs1.xs4all.nl> Date: Wed, 9 Aug 1995 00:37:00 +0200 Reply-To: fica-net@cs.wisc.edu Sender: owner-fica-net@cs.wisc.edu Precedence: bulk From: noes@xs4all.nl (Estepanus Souisa) To: Indonesia Christian Mailing List Subject: Re: which C.S.Lewis Mime-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset="us-ascii" X-To: fica-net@lucy.cs.wisc.edu X-Sender: noes@xs4all.nl (Unverified) X-Mailer: X-Listprocessor-Version: 7.1 -- ListProcessor by CREN Status: RO > CS Lewis adalah seorang ahli di bidang sastra, filsafat, dan teologi. CS >Lewis yang mengarang The Chronicles of Narnia (juga Mere Christianity, >Four Loves, etc.) adalah orang yang sama dengan yang dibicarakan oleh >bung Noes Souisa. Lewis mengarang banyak buku yang mencakup topik yang >berbeda: sastra, philosophy, Chrisianity, etc. Mungkin ini yang >menyebabkan kesalah pahaman tentang CS Lewis, apakah dia ini pengarang >Kristen atau bukan. Memang pada awal hidupnya CS Lewis adalah seorang >atheis, tapi kemudian dia menjadi Kristen hingga akhir hidupnya. Lewis >meninggal tahun 1963, kurang lebih pada saat yang sama dengan >meninggalnya presiden AS John F. Kennedy. Untuk info lebih lanjut tentang CS >Lewis, anda bisa lihat di WWW home pages tentang CS Lewis: > >Into The Wardrobe (http://sleepy.usu.edu/~slq9v/cslewis/index.html) > >Servant of the Maledlil (http://www.scar.utoronto.ca/~94mcneim/100.html) > >Semoga informasi ini menolong. > > >Rudy Setiawan > > Terimah kasih, karena bung Setiawan sudah membri informasi yang interesan dan kepada saudara2 yang mau belih C.S Lewis punya buku2: Pererbitan buku-bukunya: (paperback version) Harper Collins Religious Part of Harper Collins Publishers 77-85 Fulham Palace Road, London W6 8JB England. Kira-kira harga bukunya 7 sampai 8 US$. In Christ Noes Souisa. ............................................................................ ........... The only things we can keep are the things we freely give to God. What we try to keep for ourselves is just what we are sure to lose. Mere Christianity (page 178) C.S Lewis. ............................................................................ ...........